JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta Budi Awaludin berjanji akan lebih humanis dalam melakukan penertiban.
Pernyataan ini disampaikan usai viral video yang memperlihatkan seorang driver ojek online, Sulis Agung Wibowo (44), memohon dan menangis saat motornya yang diparkir di trotoar di Jakarta Timur, diangkut petugas.
"Pembelajaran yang ini adalah pembelajaran yang betul-betul sangat berarti kepada kita semua. Ke depan, penertiban akan terus kita lakukan, namun penertiban harus mengedepankan sisi humanis, persuasif, dialogis," ucap Budi saat apel yang digelar di pelataran Balaikota Jakarta, Minggu (21/6/2026).
Budi mengatakan, untuk selanjutnya, petugas tidak akan langsung mengangkut motor ojol yang parkir di atas trotoar.
Petugas akan menunggu 5-10 menit sampai pengemudinya datang. Apabila tak kunjung datang, baru akan diangkut.
"Kalau memang sudah dinaikkan motornya dan ada orangnya, maka kita turunkan dan kita ajak dialog teman-teman (ojol) semua," jelas Budi.
Para petugas akan memberikan edukasi dan peringatan bahwa parkir motor di trotoar merupakan kesalahan dan melanggar hukum.
Dengan edukasi itu, diharapkan para pengemudi ojol tidak lagi parkir sembarangan.
Sebelumnya diberitakan, beredar di media sosial video yang memperlihatkan seorang driver ojol menangis saat motornya yang parkir di trotoar di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, diangkut petugas Dishub DKI Jakarta, (17/6/2026).
Kepala Sudinhub Jakarta Timur Harlem Simanjuntak menjelaskan, saat itu petugas tengah menindak kendaraan yang parkir di trotoar.
Sulis, pengemudi ojol sekaligus pemilik motor, baru mendatangi petugas ketika sepeda motornya sudah berada di atas mobil angkut Dishub.
Karena proses pengangkutan sedang berlangsung dan demi menjaga keselamatan petugas serta pengguna jalan lainnya, Sulis kemudian diarahkan untuk mengikuti petugas ke Kantor Sudinhub Jakarta Timur.
Di kantor tersebut, Sulis diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran parkir.
"Setelah proses administrasi selesai, sepeda motornya langsung dikembalikan tanpa dikenakan biaya,'' kata Harlem.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangNikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app