Momen Presiden FIFA Pegang Bendera Mesir Usai Salah dkk Kalah Dramatis dari Argentina

Momen Presiden FIFA Pegang Bendera Mesir Usai Salah dkk Kalah Dramatis dari Argentina

KOMPAS.com - Sejumlah media internasional menerbitkan foto yang memperlihatkan Presiden FIFA, Gianni Infantino, memegang bendera Mesir beberapa jam setelah The Pharaohs tersingkir secara dramatis dari Piala Dunia 2026.

Foto tersebut termasuk dipublikasikan oleh Reuters, Xinhua, dan Fox Sports saat Infantino menghadiri laga babak 16 besar antara Swiss melawan Kolombia di BC Place, Vancouver, Kanada, Selasa (7/7/2026) waktu setempat atau Rabu (8/7/2026) pagi WIB.

Dalam foto yang beredar, Infantino tampak menerima dan memegang bendera nasional Mesir sambil berinteraksi dengan para suporter yang hadir di stadion.

Momen itu terjadi hanya beberapa jam setelah Mesir kalah dramatis 2-3 dari juara bertahan Argentina pada babak 16 besar di Atlanta.

Sebelumnya, Mesir sempat unggul dua gol sebelum Argentina bangkit melalui gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez untuk memastikan kemenangan pada masa injury time.

Sebagai bentuk penghormatan?

Media Tribuna menilai tindakan Infantino tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan Mesir yang harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026.

Menurut laporan Tribuna, Infantino menyempatkan hadir di dua pertandingan babak 16 besar dalam hari yang sama.

Setelah menyaksikan langsung kemenangan Argentina atas Mesir di Atlanta, ia terbang ke Vancouver untuk menghadiri laga Swiss melawan Kolombia.

Di Vancouver, Infantino terlihat beberapa kali berfoto sambil memegang bendera Mesir serta melayani ajakan berfoto dari para pendukung The Pharaohs.

Meski demikian, hingga kini Infantino belum memberikan pernyataan terkait kontroversi yang mengiringi pertandingan Argentina melawan Mesir.

Belum tanggapi protes Mesir

Wasit berbincang dengan Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan (kedua dari kanan) dalam pertandingan babak 16 besar antara Timnas Argentina dan Mesir di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Atlanta, Atlanta, Amerika Serikat, pada 7 Juli 2026.
Wasit berbincang dengan Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan (kedua dari kanan) dalam pertandingan babak 16 besar antara Timnas Argentina dan Mesir di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Atlanta, Atlanta, Amerika Serikat, pada 7 Juli 2026.

Sebelumnya, pelatih Mesir Hossam Hassan dan sejumlah pemain melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit Francois Letexier.

Mereka menilai beberapa keputusan wasit merugikan Mesir, termasuk dianulirnya gol Mostafa Ziko setelah tinjauan VAR serta tidak diberikannya penalti kepada Mesir pada menit-menit akhir pertandingan.

Hassan bahkan menuding timnya diperlakukan tidak adil dan menyatakan kecewa terhadap jalannya pertandingan.

Sementara itu, penyerang Mesir Mostafa Ziko menyebut keputusan wasit telah menghapus kerja keras timnya dan mengklaim trofi Piala Dunia "diarahkan untuk Argentina".

Hingga berita ini ditulis, baik Gianni Infantino maupun FIFA belum memberikan tanggapan resmi atas protes yang disampaikan kubu Mesir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang