Misteri Penggalian Makam di Brebes Terungkap, Pelakunya Ternyata ODGJ

Misteri Penggalian Makam di Brebes Terungkap, Pelakunya Ternyata ODGJ

BREBES, KOMPAS.com - Misteri penggalian makam yang sempat meresahkan warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah akhirnya terungkap.

Seorang pria berinisial HP (33), warga setempat, berhasil diamankan warga bersama jajaran Polsek Bulakamba saat kembali menggali salah satu makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Grinting, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Kami melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari perangkat Desa Grinting terkait aksi penggalian makam yang terjadi berulang kali," kata Kapolsek Bulakamba AKP Afandi kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Afandi menjelaskan, peristiwa bermula pada Rabu (24/6/2026) pagi ketika juru kunci makam menemukan salah satu makam dalam kondisi tergali hingga papan penutup jenazah terlihat.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan galian kembali ditutup.

Namun keesokan harinya, Kamis (25/6/2026), makam yang sama kembali ditemukan dalam kondisi tergali dengan kedalaman sekitar 60 sentimeter dan panjang sekitar satu meter.

Penjagaan di area pemakaman

Kejadian yang berulang membuat warga semakin resah hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Bulakamba.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi bersama perangkat desa dan warga melakukan pengecekan lokasi serta bersepakat melakukan penjagaan di area pemakaman pada malam hari.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.00 WIB, juru kunci makam memergoki seorang pria bertelanjang dada, mengenakan sarung, dan dalam kondisi lusuh sedang menggali makam menggunakan kedua tangannya.

Warga bersama petugas yang telah bersiaga langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Balai Desa Grinting sebelum selanjutnya dibawa ke Mapolsek Bulakamba.

"Kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi, meminta keterangan dari sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga untuk melakukan penjagaan di area pemakaman. Pada malam harinya, pelaku berhasil diamankan saat kembali melakukan penggalian makam," ujar Afandi.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku berinisial HP (33), warga Desa Grinting.

Pelaku mengalami gangguan jiwa

Sementara makam yang menjadi sasaran penggalian merupakan makam Toniah (56), yang juga merupakan warga Desa Grinting.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta keterangan keluarga, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya surat kontrol pemeriksaan dari Klinik Kesehatan Jiwa RS Mitra Siaga Tegal.