Julian Alvarez berada di persimpangan karier setelah Atletico Madrid dilaporkan menghalangi jalannya menuju Barcelona. Penyerang Argentina itu, yang telah menyatakan keinginan jelas untuk bergabung dengan raksasa Catalan tersebut, telah diberi tahu dengan tegas bahwa kepindahan ke rival langsung di La Liga tidak akan diizinkan.
Atletico Madrid tetap teguh soal larangan untuk Barcelona
Saga transfer yang mengelilingi Alvarez kini memasuki titik pasti setelah para petinggi Atletico Madrid memperjelas posisi mereka kepada pemain internasional Argentina itu. Meski sang penyerang secara terbuka lebih memilih pindah ke Spotify Camp Nou, petinggi klub tidak bersedia memperkuat rival domestik.
Klub telah menyampaikan bahwa meski mereka menghargai bakatnya, mereka tidak akan menyetujui penjualan ke Barcelona dalam keadaan apa pun, yang secara efektif mengakhiri harapannya untuk bergabung dengan revolusi Hansi Flick pada musim panas ini.
Menurut pembaruan terbaru, satu-satunya jalan Barcelona untuk merekrut "the Spider" adalah dengan mengaktifkan klausul rilisnya sebesar 500 juta euro. Mengingat keterbatasan finansial yang saat ini dirasakan klub Catalan tersebut, biaya sebesar itu sepenuhnya mustahil dipenuhi, membuat Alvarez berada dalam posisi terjepit saat ia bersiap kembali ke latihan pramusim pada 10 Agustus setelah jeda pasca-Piala Dunia.
-
Getty Images Sport PSG dan Arsenal muncul sebagai satu-satunya alternatif
Menurut Mundo Deportivo, dengan pintu ke Barcelona tertutup rapat, Alvarez hanya memiliki dua pilihan tegas: tetap berada di bawah asuhan Diego Simeone untuk satu musim lagi atau mencari kepindahan besar ke luar Spanyol.
Atletico siap mendengarkan tawaran dari luar negeri untuk menghindari situasi yang beracun, dengan Arsenal dan Paris Saint-Germain disebut sebagai peminat utama. Namun, sang pemain sendiri dikabarkan enggan meninggalkan Semenanjung Iberia, setelah merasa betah menjalani hidup di Madrid sejak kepindahannya dari Manchester City, yang menciptakan kebuntuan besar dalam negosiasi.
Situasi di PSG semakin memperumit keadaan bagi penyerang asal Argentina itu. Juara Ligue 1 itu tampaknya telah mengalihkan prioritas mereka ke target lain di pasar Spanyol, yang bisa membuat Alvarez memiliki lebih sedikit jalan keluar. Dipahami bahwa klub Paris itu telah membuat kemajuan nyata dalam upaya mereka mendatangkan Ferran Torres dari Barcelona, yang membuat upaya kedua untuk merekrut penyerang Argentina itu menjadi kecil kemungkinan.
Komplikasi Premier League dan faktor Vinicius
Arsenal tetap menjadi tujuan yang realistis, tetapi tim asuhan Mikel Arteta saat ini sedang fokus pada target ambisius lain yang bisa menguras anggaran musim panas mereka. Arsenal telah banyak dikaitkan dengan langkah sensasional untuk merekrut Vinicius Junior dari Real Madrid, yang hingga kini belum berkomitmen mengenai masa depan jangka panjangnya bersama juara bertahan Eropa tersebut. Jika klub London utara itu berkomitmen pada kesepakatan untuk pemain asal Brasil tersebut, yang kemungkinan akan melampaui angka £100 juta, mereka tidak akan mampu membiayai langkah pada saat yang sama untuk Alvarez.
Selain itu, Arteta baru-baru ini bergerak untuk memperjelas kedalaman skuadnya, yang berpotensi menutup pintu lain bagi pemain Atletico tersebut. Dalam konferensi pers baru-baru ini, manajer Arsenal itu bersikap tertutup soal ketertarikannya pada pemain asal Argentina tersebut dan justru berfokus pada para pemain yang sudah ada dalam opsinya.
Secara khusus, pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa ia mengandalkan penyerang Swedia Viktor Gyokeres untuk musim mendatang, yang mengisyaratkan bahwa klub London tersebut mungkin sudah menetapkan tambahan kekuatan lini serangnya, sehingga Alvarez kini hanya memiliki daftar calon klub baru yang kian menipis.
-
Getty Images Simeone mengharapkan kembalinya latihan secara profesional
Seiring waktu terus mendekati dimulainya kampanye La Liga yang baru, Diego Simeone merencanakan masa depan yang mencakup penyerang bintangnya. "Cholo" ingin mengintegrasikan kembali Alvarez ke starting XI bersama para rekrutan anyar, dengan keyakinan bahwa musim kedua dalam sistemnya akan membuat sang pemain mencapai potensi penuhnya.
Petinggi Atletico kembali menegaskan bahwa mereka tidak berniat menurunkan valuasi mereka, setelah sebelumnya sudah menolak proposal signifikan dari Barcelona pada awal bursa transfer untuk melindungi kepentingan olahraga mereka. Klub sejauh ini bersikap tegas dalam negosiasi mereka, tanpa menunjukkan tanda-tanda akan melunak di bawah tekanan dari kubu sang pemain.
Kecuali ada klub Premier League yang kembali dengan tawaran pemecah rekor yang menarik bagi klub maupun sang pemain, hasil yang paling mungkin tetap adalah bertahan dengan situasi tegang di Madrid untuk musim mendatang.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami