Juara Piala Emas akan memasuki babak baru setelah Piala Dunia
Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) menunjuk mantan bintang FC Barcelona tersebut untuk memimpin tim nasional senior dalam waktu dekat, menggantikan pelatih sebelumnya, Javier Aguirre.
Agiri mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan manajer teknis tim nasional Meksiko, setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026 di babak 16 besar, menyusul kekalahan dari Inggris dengan skor 2-3.
Tak lama setelah kepergian Aguirre, Federasi Sepak Bola Meksiko mengumumkan penunjukan Rafael Márquez sebagai manajer teknis baru tim nasional senior untuk periode mendatang, sebagai bagian dari proyek olahraga yang berlangsung hingga tahun 2030.
Marquez memiliki karier yang gemilang, terutama sebagai pemain, di mana masa kejayaannya terjadi bersama klub Barcelona antara tahun 2003 dan 2010, saat ia bergabung dari Monaco, sebelum pindah ke New York, lalu beberapa klub lain yang berakhir di Atlas pada 2018.
Sejak pensiun dari sepak bola, Márquez beralih ke dunia kepelatihan. Setelah satu tahun menjabat sebagai direktur olahraga di klub Atlas, ia melatih tim muda Barcelona antara tahun 2022 dan 2024, sebelum menjadi asisten Agiri di tim nasional Meksiko sejak 2024.
Agiri memimpin Meksiko dalam 37 pertandingan, di mana timnya meraih 22 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 6 kekalahan, serta mencetak 59 gol, sementara gawang mereka kebobolan 28 gol.
Timnas Meksiko menampilkan salah satu performa terbaiknya di bawah kepemimpinan Agiri, di mana mereka berhasil menjuarai Liga Bangsa-Bangsa CONCACAF 2024–2025 dan Piala Emas 2025, serta lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.