JawaPos.com – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf mewanti-wanti para pejabat baru agar segera menyesuaikan diri dengan tugas-tugasnya.
Tidak banyak waktu lagi untuk beradaptasi, karena berbagai program untuk penyelenggaraan haji 2027 sudah mulai berjalan.
Hal itu disampaikan Irfan saat melantik enam pejabat di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Senin (3/8), di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.
Ada tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan tiga Pejabat Pengawas yang dilantik untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah.
“Tugas-tugas haji sudah berjalan. Saudara-saudara yang dilantik hari ini harus segera mengikuti dan melanjutkan pekerjaan yang sedang berjalan,” ujarnya.
Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Provinsi Jawa Timur Mahmudi, Kakanwil Kemenhaj Provinsi Maluku Utara M. Zaber Wahid, dan Kakanwil Kemenhaj Provinsi Sulawesi Utara Wahyudin Ukoli.
Sementara itu, tiga Pejabat Pengawas yang dilantik adalah Mohammad Ali Sadikin sebagai Kasubbag Tata Usaha Pusat Data dan Teknologi Informasi, Chairobby sebagai Kasubbag Tata Usaha Pusat Kesehatan Haji, serta Ahmad Rifai sebagai Kasubbag Tata Usaha Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah.
Irfan menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Jabatan bukan penghargaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, negara, dan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga kembali mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto, agar Kemenhaj sebagai kementerian baru menerapkan zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran, khususnya korupsi.
“Tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran, terutama korupsi. Bekerjalah secara profesional, transparan, dan penuh integritas,” pesannya.