KOMPAS.com - Bakti Olahraga Djarum Foundation benar-benar mempersiapkan trilogi sepak bola putri dengan serius.
Hal itu sudah terlihat sejak awal penyelenggaraan kompetisi ini.
Trilogi sepak bola putri besutan Djarum Foundation terdiri dari MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars U12 (23-28 Juni 2026), yang berlanjut ke Hydroplus Soccer League All-Stars U15 & U18 (5-12 Juli 2026), dan diakhiri dengan turnamen Srikandi Merdeka Cup U16 (14-23 Agustus 2026) sebagai puncaknya.
Ajang tersebut menjadi turnamen internasional yang mengundang tujuh negara lainnya, meliputi Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Yordania, dan Arab Saudi.
Sebelum kompetisi tersebut resmi digulirkan, Djarum Foundation memilih untuk membangun stadion baru yang dinamakan Supersoccer Arena.
Peresmian stadion berumput sintetis yang berlokasi di Rendeng, Kudus, Jawa Tengah, ini dilakukan pada September 2023.
Supersoccer Arena mulai dibangun pada 23 Mei 2022 di atas tanah seluas 35.326 m2 dengan luas bangunan 8.002 m2.
Stadion ini memiliki dua lapangan serta lintasan lari di dalamnya.
Rinciannya, satu lapangan utama berukuran 68x105 meter untuk lapangan sepak bola dan lapangan pendukung dengan dimensi 30x60 meter yang digunakan untuk olahraga panahan dan mini soccer.
Lapangan ini menggunakan rumput sintetis yang telah mengikuti standar FIFA dan dilengkapi tribune penonton berkapasitas 1.100 orang.
Selain memiliki fasilitas lengkap seperti ruang ganti, ruang jumpa pers, juga ada toilet dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Seluruh ruangan tertata dengan rapi, bahkan toiletnya pun terjaga kebersihannya.
Stadion ini juga dilengkapi dengan Supersoccer Arena Cafe untuk para penonton bersantai dan Superstore yang menjual merchandise resmi.
Ketika KOMPAS.com mendatangi Supersoccer Arena untuk meliput langsung Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026, kesan pertama yang didapat adalah modern dan futuristik.
Meski stadion ini tak besar, cukup banyak LED yang terpampang di dinding Supersoccer Arena.