Pantau - Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal menilai rencana Menteri Luar Negeri Sugiono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei merupakan langkah diplomatik yang tepat sekaligus mencerminkan penghormatan Indonesia terhadap hubungan persahabatan dengan Republik Islam Iran.
Diplomasi Dinilai Perkuat Hubungan Indonesia-Iran
“Kami mendukung rencana Menteri Luar Negeri dan Ketua MPR RI untuk menghadiri upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Kehadiran perwakilan Indonesia menunjukkan rasa hormat dan empati bangsa Indonesia atas peristiwa yang menimpa Iran serta memperkuat hubungan bilateral yang selama ini terjalin dengan baik,” kata Syamsu Rizal.
Menurutnya, Indonesia perlu menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada rakyat dan pemerintah Iran karena hubungan kedua negara selama ini dibangun atas dasar saling menghormati kedaulatan, kerja sama konstruktif, serta komitmen terhadap perdamaian dan keadilan internasional.
“Indonesia dan Iran memiliki hubungan yang baik dan telah berlangsung lama. Karena itu, hubungan persahabatan tersebut harus terus dijaga dan diperkuat melalui diplomasi yang santun, terbuka, dan saling menghormati,” ungkapnya.
Rizal menegaskan Indonesia harus tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif yang menjadi fondasi diplomasi nasional.
Ia mengatakan prinsip tersebut menuntun Indonesia untuk tidak terseret ke dalam blok kepentingan negara mana pun serta tetap menentukan kebijakan berdasarkan kepentingan nasional, nilai kemanusiaan, dan perdamaian dunia.
Dorong Penyelesaian Konflik Lewat Jalur Damai
Rizal menilai prinsip politik luar negeri bebas aktif juga mengharuskan Indonesia berperan dalam mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan diplomasi.
“Indonesia harus terus menyerukan penghentian perang, menolak segala bentuk agresi yang mengancam kedaulatan negara lain, dan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai. Perdamaian dunia merupakan amanat konstitusi yang harus terus diperjuangkan,” ujarnya.
Ia menambahkan setiap negara memiliki hak mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya sesuai hukum internasional sehingga masyarakat internasional perlu mengedepankan penghormatan terhadap kedaulatan negara serta memperkuat mekanisme penyelesaian sengketa secara damai.
“Kita berharap situasi di Timur Tengah dapat segera membaik. Indonesia harus terus menjadi bagian dari solusi, menjadi jembatan dialog, dan menyuarakan pentingnya perdamaian, stabilitas, serta penghormatan terhadap hukum internasional,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan dirinya bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani direncanakan menghadiri pemakaman Ali Khamenei pada Kamis, 9 Juli 2026.
“Ini kita masih menunggu jawaban, waktu dan tempat di mana kita bisa menghadiri acara pemakaman tersebut,” kata Sugiono.