Kiprah Piala Dunia Timnas Australia hingga 2026, Belum Pernah Cicip QF

Kiprah Piala Dunia Timnas Australia hingga 2026, Belum Pernah Cicip QF

Timnas Australia resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026. Langkah Socceroos terhenti pada babak 32 besar usai kalah dari Mesir lewat adu penalti. Kekalahan ini memperpanjang prestasi kurang maksimal mereka di kancah global. Sejak pertama kali ikut serta di Piala Dunia pada 1974, mereka telah tampil di putaran final dalam tujuh edisi berbeda dan belum pernah mencapai perempat final.

1. Tanpa mencetak gol, Australia menjadi juru kunci pada fase grup edisi 1974

Australia tak mampu tampil kompetitif sebagai debutan di Piala Dunia 1974. Mereka finis di peringkat terbawah grup 1 tanpa mencetak satu gol pun. Usai kalah 0-2 dari Jerman Timur pada laga pertama, mereka dibantai Jerman dengan skor tiga gol tanpa balas pada laga kedua. Kiprah mereka lantas ditutup dengan hasil imbang tanpa gol kontra Chile pada laga ketiga.

2. Australia terhenti pada babak 16 besar edisi 2006

Setelah melakoni debut pada 1974, Australia harus menunggu selama lebih dari 3 dekade untuk kembali lolos ke putaran final. Socceroos tampil di Piala Dunia 2006 dan tergabung dengan Brasil, Kroasia, dan Jepang di grup F. kali ini, mereka berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur usai menempati peringkat kedua grup dengan torehan empat poin dari hasil kemenangan atas Jepang dan keimbangan dengan Kroasia. Lalu, Australia disingkirkan Italia dengan skor 0-1 pada babak 16 besar.

3. Australia gagal menembus fase gugur pada 2010

Australia gagal melaju ke fase gugur Piala Dunia 2010 secara dramatis. Meski memiliki poin yang sama dengan Ghana, produktivitas gol membuat mereka hanya finis di peringkat ketiga grup D. sementara itu, Ghana lolos sebagai runner-up, menemani Jerman sebagai juara grup. Empat poin milik Australia didapat dari kemenangan 2-1 atas Serbia dan keimbangan 1-1 dengan Ghana. Sedangkan saat bertemu Jerman pada laga pertama, mereka dilibas dengan skor 0-4. 

4. Australia tak meraih poin pada fase grup edisi 2014

Australia tampil buruk di Piala Dunia 2014. Mereka tak mendapat satu poin pun hingga finis di peringkat terakhir grup B. setelah kalah 1-3 dari Chile pada laga pertama, mereka takluk dengan skor tipis 2-3 dari Belanda pada laga kedua. Perjalanan mereka lantas ditutup dengan kalah telak 0-3 dari Spanyol. 

5. Australia hanya meraih satu poin pada fase grup edisi 2018

Australia membuka kiprah mereka di Piala Dunia 2018 dengan kekalahan tipis 1-2 dari Prancis. Mereka masih menjaga ambisi untuk lolos ke fase gugur dengan menahan imbang Denmark 1-1 pada laga kedua. Sayangnya, misi tersebut gagal usai kalah 0-2 dari Peru pada laga ketiga. Dengan hanya meraih satu poin, Socceroos finis di peringkat terakhir grup C dan gagal lolos ke fase gugur.

6. Australia disingkirkan Argentina pada babak 16 besar edisi 2022

Australia meraih hasil buruk dengan kalah telak 1-4 dari Prancis pada laga pertama fase grup edisi 2022. Namun, mereka bangkit dengan memenangi dua laga berikutnya, 1-0 atas Tunisia dan Denmark. Torehan enam poin membuat mereka lolos ke fase gugur sebagai runner-up grup D. Namun, Socceroos tak mampu melewati perlawanan Argentina pada babak 16 besar. Kekalahan tipis 1-2 menghentikan langkah mereka di ajang ini.

7. Australia tersingkir pada babak 32 besar edisi 2026 lewat adu penalti

Australia melanjutkan tren positif dengan kembali lolos ke fase gugur pada 2026. Pencapaian itu didapat usai finis sebagai runner-up D. Mereka mengumpulkan empat poin dari kemenangan 2-0 atas Turki dan keimbangan 0-0 dengan Paraguay. Socceroos hanya gagal meraih poin ketika bertemu Amerika Serikat pada laga kedua. Namun, langkah Australia terhenti secara dramatis pada babak 32 besar. Usai bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu dengan Mesir, mereka kalah 2-4 pada babak adu penalti. Dari 4 eksekutor Socceroos, ada Harry Souttar dan Lucas Herrington yang gagal melakukan tugas.

Kegagalan pada Piala Dunia 2026 kembali menunjukkan bahwa Australia masih kesulitan melangkah jauh di turnamen terbesar sepak bola dunia. Meski 3 kali lolos ke fase gugur dalam 5 edisi terakhir menjadi sinyal perkembangan, Socceroos belum mampu menembus babak perempat final sejak pertama kali tampil pada 1974. Punya fondasi skuad yang mulai dihuni banyak pemain muda, Australia diharapkan mampu memanfaatkan pengalaman tersebut untuk mencatatkan prestasi yang lebih baik pada edisi-edisi mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.