JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) tengah menyusun peta jalan (roadmap) baru pengembangan kendaraan listrik nasional.
Penyusunan roadmap tersebut dilakukan bersama pelaku industri otomotif, supaya proses transisi menuju elektrifikasi berjalan lebih realistis dan sesuai dengan kondisi industri di dalam negeri.
Sebab, disampaikan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, perubahan menuju era kendaraan listrik tidak dapat dilakukan secara instan karena industri otomotif Indonesia telah bertumpu pada kendaraan pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) selama puluhan tahun.
Disusun Lebih Matang
Menurut dia, roadmap baru tersebut disiapkan agar transformasi industri berlangsung secara bertahap tanpa mengganggu investasi maupun kegiatan produksi yang telah berjalan.
"Hari ini kami sedang menyusun roadmap yang lebih matang dan lebih komprehensif. Karena tentu saja puluhan tahun pabrikan dari perusahaan-perusahaan yang sudah ada di Indonesia ini tidak begitu saja harus menyesuaikan dengan perkembangan industri otomotif," kata Faisol dalam RDP bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (14/7/2026).
Ia menambahkan, pemerintah juga meminta agar pelaku industri mulai memperhatikan perkembangan pasar otomotif yang bergerak menuju elektrifikasi.
"Pelan-pelan kami juga meminta agar perkembangan pasar otomotif menjadi perhatian mereka," ujarnya.
Jadi Panduan Transformasi Industri
Selain itu, penyusunan roadmap juga mempertimbangkan kondisi industri otomotif nasional yang masih menghadapi tantangan, termasuk tingkat utilisasi pabrik dan dinamika ekonomi global.
Ilustrasi kendaraan listrik.
Oleh karenanya, pemerintah memilih menyusun peta jalan bersama para pelaku industri agar implementasinya lebih realistis dan dapat menjadi acuan dalam proses transformasi kendaraan di Indonesia.
"Sehingga kami bersama-sama dengan para industri menyusun kembali roadmap yang lebih applicable dan bisa menjadi panduan untuk transformasi kendaraan ini," kata Faisol.
Melalui roadmap baru tersebut, pemerintah berharap industri otomotif memiliki kepastian arah investasi sekaligus dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pasar.
Pendekatan bertahap juga dinilai penting agar transisi menuju kendaraan listrik tetap menjaga daya saing industri otomotif nasional di tengah perubahan teknologi dan kondisi ekonomi global.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang