Kemendikdasmen di MPLS Sumbawa, Tekankan Sekolah Bebas Perpeloncoan

Kemendikdasmen di MPLS Sumbawa, Tekankan Sekolah Bebas Perpeloncoan

SUMBAWA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan pendampingan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), selama dua hari, Senin-Selasa (13-14/7/2026).

Pendampingan dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdasmen, Prof Biyanto, sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan MPLS Ramah berjalan sesuai ketentuan.

Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman

Salah satu agenda pendampingan dilakukan saat upacara pembukaan MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Labuhan Badas, Senin (13/7/2026). Bertindak sebagai pembina upacara, Biyanto menekankan pentingnya mengubah paradigma sekolah menjadi ruang yang mendukung tumbuh kembang setiap anak.

Menurut dia, sekolah yang berkualitas tidak hanya diukur dari prestasi akademik peserta didik, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama proses belajar.

"Kami mengajak seluruh peserta didik menumbuhkan semangat 'Rukun Sama Teman' sebagai fondasi karakter di lingkungan sekolah," kata Biyanto.

Ia menjelaskan, kerukunan bukan berarti semua orang harus sama, melainkan saling menghargai, membantu, dan memberi semangat satu sama lain.

Biyanto juga meminta para guru memberikan pendampingan yang hangat, inklusif, dan edukatif kepada murid baru agar mereka memperoleh pengalaman pertama di sekolah yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri.

Pendampingan Dilakukan di Berbagai Jenjang Pendidikan

Selain di SMP Negeri 1 Labuhan Badas, pendampingan MPLS Ramah juga dilakukan di jenjang pendidikan lainnya.

Prof Maila Dinia Husni Rahiem memimpin upacara bendera sekaligus melakukan pendampingan di SD Negeri 6 Sumbawa Besar. Sementara Agus Muhammad Solihin melaksanakan pendampingan serupa di TK Negeri Pembina Sumbawa Besar pada Selasa (14/7/2026).

Kemendikdasmen menyebut kehadiran para pejabat di berbagai jenjang pendidikan merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan pelaksanaan MPLS Ramah berlangsung merata dan berkelanjutan di seluruh ekosistem pendidikan di Kabupaten Sumbawa.

Bebas Perpeloncoan dan Kekerasan

Dalam pelaksanaannya, regulasi MPLS menegaskan bahwa seluruh peserta didik baru di jenjang pendidikan dasar dan menengah harus terbebas dari praktik perpeloncoan, kekerasan, maupun pungutan biaya selama mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga berpartisipasi dalam pelaksanaan program tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta mampu membangun karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.

MPLS Ramah 2026 merupakan program pengenalan lingkungan sekolah yang menitikberatkan pada terciptanya proses pembelajaran yang aman, menyenangkan, dan inklusif bagi seluruh peserta didik baru.

Program MPLS Ramah juga mengedepankan sejumlah kegiatan untuk mendukung perkembangan peserta didik sejak awal memasuki sekolah.

Sekolah melakukan deteksi dini dan asesmen awal guna memetakan kondisi sosial-emosional, kemampuan literasi, tingkat konsentrasi, potensi bakat, hingga kebugaran fisik peserta didik.

Selain itu, sekolah menanamkan berbagai pembiasaan positif melalui kegiatan Pagi Ceria dan penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai upaya membangun karakter sejak dini.

Peserta didik juga mendapatkan edukasi mengenai etika bermedia sosial agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, santun, dan bertanggung jawab.

Beragam aktivitas interaktif dan edukatif turut menjadi bagian dari rangkaian MPLS Ramah sebagai pengganti praktik senioritas maupun hukuman fisik sehingga suasana pengenalan lingkungan sekolah berlangsung lebih menyenangkan dan humanis bagi seluruh peserta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang