Kekecewaan Marmoush serta keajaiban Messi dan Martínez... 7 momen yang mewujudkan impian Argentina

Kekecewaan Marmoush serta keajaiban Messi dan Martínez... 7 momen yang mewujudkan impian Argentina

Perjalanan penyelamatan yang ditulis pada saat-saat terakhir

Perjalanan Argentina di babak penyisihan grup berlangsung lancar dan sempurna; tiga kemenangan serta memuncaki klasemen sejak awal dengan hanya kebobolan satu gol. Namun, situasinya berubah total saat babak gugur dimulai, di mana hampir setiap pertandingan berubah menjadi ujian kelangsungan hidup.

Di setiap babak, tim asuhan Lionel Scaloni nyaris tersingkir dari turnamen, sebelum muncul pahlawan baru yang menyelamatkannya pada saat yang tepat.

Mulai dari penyelamatan Emiliano Martínez, sentuhan-sentuhan Lionel Messi, intervensi Leandro Paredes, gol-gol Julián Álvarez, Enzo Fernández, dan Lautaro Martínez, hingga keputusan krusial dari teknologi video, banyak nama yang terlibat namun hasilnya tetap sama: Argentina terus melaju ke final.


  • 1- Tangan Debo membuat mimpi itu tetap hidup

    Argentina 3-2 Cape Verde: Menit ke-115

    Setelah pertandingan sengit di babak 32 besar yang berlanjut hingga perpanjangan waktu, Cape Verde nyaris memaksa adu penalti melalui tendangan bebas di detik-detik terakhir, namun Emiliano "Dibo" Martínez, yang bermain di turnamen ini dengan jari yang patah, menepis bola dengan penyelamatan krusial, sehingga memberikan Argentina kelolosan pertama yang sesungguhnya dalam perjalanannya.

  • 2- Messi memimpin kebangkitan timnya saat melawan Mesir

    Argentina 3-2 Mesir – Dari menit ke-83 hingga akhir pertandingan

    Mungkin itulah pertandingan penentu di Piala Dunia bagi Argentina, atau setidaknya hingga babak semifinal. Untuk pertama kalinya, mereka tertinggal dua gol, dan sebuah penalti yang diberikan kepada lawan gagal dieksekusi oleh Lionel Messi pada babak pertama.

    Seiring mendekatnya akhir pertandingan dan meningkatnya ancaman tersingkir, tim ini tidak berhenti menekan, begitu pula kapten mereka. Sepuluh menit sebelum pertandingan berakhir, Messi memberikan umpan menentukan kepada Coty Romero yang mencetak gol melalui sundulan. Dan hanya empat menit sebelum pertandingan berakhir, Messi menyamakan kedudukan dengan tendangan langsung kaki kiri setelah serangan yang ia mulai sendiri, di mana ia mencoba mengirim umpan silang yang pertama kali membentur Muhannad Lashin, dan pada upaya kedua, ia berhasil mengirimkannya ke area penalti.

    Messi melanjutkan serangan tersebut, menunggu bola pantul yang dikuasai dengan cermat oleh Gonzalo Montiel di dalam kotak penalti. Gol ini tidak hanya memperpanjang waktu pertandingan, tetapi juga membuka jalan bagi comeback terpenting dalam perjalanan Argentina menuju final, sekaligus yang paling epik dalam sejarah tim nasional di Piala Dunia.

    Baca juga: Tindakan yang belum pernah saya lihat sebelumnya... Bintang Prancis melontarkan kritik tajam kepada rekan-rekannya
  • 3- Intervensi Paredes... Kegagalan Marmoush

    Argentina 3-2 Mesir: Waktu Tambahan

    Saat Mesir melancarkan serangan balik berbahaya untuk mencari gol penentu, Leandro Paredes memotong bola pada waktu yang tepat di depan Omar Marmoush, sehingga menggagalkan peluang satu lawan satu yang bisa saja mengakhiri perjalanan Argentina. Beberapa saat kemudian, serangan yang sama berubah menjadi serangan balik yang dimanfaatkan Enzo Fernández untuk mencetak gol kemenangan.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

  • 4- Teknologi video mengubah segalanya bagi Swiss

    Swiss 1-2 Argentina: Menit ke-72

    Dalam pertandingan yang rumit, teknologi video (VAR) turun tangan untuk memperbaiki kesalahan wasit, setelah membatalkan kartu kuning yang diberikan kepada Paredes, dan memberikan kartu kuning kedua kepada Breel Embolo karena dianggap melakukan diving, sehingga penyerang Swiss tersebut diusir dari lapangan. Keunggulan jumlah pemain memberikan Argentina keunggulan yang menentukan pada babak tambahan.

  • 5- Tendangan Julian Álvarez mengakhiri perlawanan Swiss

    Argentina 2-1 Swiss – Menit ke-111

    Meskipun bermain melawan sepuluh pemain, Argentina gagal menembus pertahanan Swiss hingga menit ke-111, ketika Julián Álvarez melepaskan tendangan indah dari luar kotak penalti yang mendarat di sudut gawang, mencetak gol pertamanya di turnamen ini dan membawa timnas negaranya ke semifinal.

  • 6- Gol Enzo menghidupkan kembali harapan melawan Inggris

    Inggris 1-1 Argentina: Menit ke-85

    Argentina mendominasi pertandingan, namun harus berhadapan dengan penampilan gemilang Jordan Pickford. Saat ancaman tersingkir semakin dekat, Messi dengan cerdik menciptakan ruang, sehingga bola sampai ke Enzo Fernández yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, membawa Argentina kembali ke dalam pertandingan dan membuka jalan menuju final.

  • 7- Montiel menyelamatkan... dan Lautaro memastikan kemenangan

    Inggris 1-2 Argentina: Waktu Tambahan

    Setelah gol penyama kedudukan, Inggris nyaris merebut kemenangan melalui serangan balik yang dipimpin oleh Jude Bellingham, namun Gonzalo Montiel menghentikannya pada saat yang tepat. Dari pengambilan bola tersebut, serangan balik cepat pun dimulai, melewati Messi, sebelum Lautaro Martínez menyundulnya menjadi gol penentu yang membawa Argentina melaju ke final Piala Dunia.