KOMPAS.com - Pelatih Norwegia Stale Solbakken mengakui Timnas Inggris lebih diunggulkan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026. Tetapi, ia menegaskan timnya datang bukan sekadar untuk menjadi pelengkap.
Timnas Norwegia akan menghadapi Inggris pada babak delapan besar Piala Dunia 2026 di Miami, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2026) malam waktu setempat atau Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB.
Pemenang pertandingan ini akan menghadapi Argentina atau Swiss pada semifinal yang digelar di Atlanta.
Meski menyebut Inggris sebagai favorit, Solbakken yakin peluang Norwegia untuk menang tetap terbuka.
"Inggris adalah favorit, tetapi mereka bukan favorit mutlak," kata Solbakken kepada BBC Sport, Sabtu.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, pelatih berusia 58 tahun itu menilai justru Inggris yang memikul beban lebih besar.
"Saya pikir Inggris memiliki tekanan yang lebih besar daripada kami. Namun, kami juga memberi tekanan kepada diri sendiri untuk tampil sebaik mungkin. Ketika pertandingan dimulai, saya rasa para pemain tidak lagi memikirkan tekanan itu," ungkap Solbakken.
Inggris lebih diunggulkan
Timnas Norwegia datang ke perempat final dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan juara dunia lima kali, Brasil, pada babak 16 besar.
Perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 juga terbilang impresif. Setelah mengalahkan Irak, Senegal, dan Pantai Gading, Erling Haaland dkk melanjutkan kejutan dengan menumbangkan Brasil.
Meski demikian, Solbakken tetap menaruh respek tinggi kepada Inggris.
"Brasil dan Inggris mungkin adalah dua negara terbesar yang bisa kami hadapi di Piala Dunia ini jika melihat sejarah mereka," katanya.
Ia juga memuji penampilan tim asuhan Thomas Tuchel saat menyingkirkan tuan rumah Meksiko 3-2 meski harus bermain dengan 10 orang setelah bek Jarell Quansah menerima kartu merah.
"Kami harus bertahan dengan baik dan tetap fokus sepanjang pertandingan. Saya rasa pertandingan terbaik Inggris adalah ketika melawan Meksiko. Mereka mampu membatasi peluang lawan. Thomas Tuchel berhasil menempatkan pemain-pemain terbaiknya di posisi yang tepat," jelasnya.
Bukan Haaland vs Kane
Jelang laga, perhatian publik banyak tertuju pada duel dua mesin gol, Erling Haaland dan Harry Kane.