KOMPAS.com - Kapten timnas Perancis, Kylian Mbappe, mengesampingkan hubungan pertemanannya dengan Achraf Hakimi ketika timnas Perancis berhadapan dengan Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Kylian Mbappe menjadi salah satu aktor utama kemenangan Perancis vs Maroko 2-0 di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Kamis (9/7/2026) waktu setempat.
Penyerang Real Madrid itu mencetak satu gol dan satu assist untuk membawa Les Bleus melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Hakimi harus menerima kenyataan gagal membawa Maroko melanjutkan kiprah mereka di turnamen tersebut.
Usai pertandingan, Mbappe mengaku tidak membiarkan hubungan pertemanannya memengaruhi fokus di lapangan.
"Tidak, tidak. Akan lebih berat ketika saya bertemu dia lagi di ruang ganti karena saat itu kami kembali menjadi manusia dan kembali menjadi teman," kata Mbappe kepada M6, seperti dikutip dari Maxifoot.
"Namun di lapangan tidak ada emosi. Saya datang untuk menang dan dia juga datang untuk menang."
"Ketika nanti bertemu lagi dengannya, tentu saya akan merasakan sesuatu karena dia adalah teman yang sangat dekat. Tetapi selama pertandingan tidak ada perasaan seperti itu," ujar Mbappe.
Persahabatan yang Terjalin Selama Lima Tahun
Hubungan Mbappe dan Hakimi telah terjalin sejak keduanya menjadi rekan setim di Paris Saint-Germain.
Menurut laporan L'Équipe, kedekatan mereka mulai terlihat pada Oktober 2021 ketika cuaca buruk membatalkan penerbangan PSG menuju Rennes.
Saat itu skuad PSG harus melanjutkan perjalanan melalui jalur darat dan sempat berhenti di Trappes. Mbappe dan Hakimi kemudian mengunggah foto bersama saat duduk di lantai sebuah pusat perbelanjaan.
Masih menurut laporan sama, Mbappe juga beberapa kali membela Hakimi ketika bek asal Maroko tersebut mengalami gesekan dengan sejumlah pemain dari kontingen Amerika Selatan dalam sesi latihan PSG.
Persahabatan mereka terus berkembang di luar lapangan. Mbappe bahkan beberapa kali menginap di rumah Hakimi di Madrid, sementara Hakimi menjadi salah satu orang pertama yang mengetahui keputusan Mbappe bertahan di PSG pada 2022 sebelum akhirnya pindah ke Real Madrid dua tahun kemudian.
Mantan penjaga gawang PSG, Alexandre Letellier, pernah mengatakan bahwa keduanya langsung akrab sejak Hakimi bergabung ke ruang ganti klub Paris tersebut.
"Mereka seperti sudah saling mengenal sejak lama dan hampir tidak pernah terpisahkan," ujar Letellier.