Kata-kata Julian Nagelsmann Usai Jerman Ditumbangkan Ekuador
KOMPAS.com - Pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann mengungkap bahwa anak asuhnya sudah memberikan segalanya, meskipun kalah dari Ekuador di partai ketiga Grup E Piala Dunia 2026
Timnas Jerman harus rela ditekuk oleh Ekuador 1-2 di partai ketiga Grup E Piala Dunia 2026 pada hari Kamis (25/6/2026) atau Jumat (26/6/2026) dini hari WIB, di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat.
Jerman mencetak gol lebih dulu melalui Leroy Sane di menit kedua sebelum kemudian Ekuador membalik kedudukan melalui Nilson Angulo (9') dan Gonzalo Plata (77').
Nagelsmann Bela Anak Asuhnya di Timnas Jerman
Beruntung, kekalahan dari Ekuador tak mengubah posisi Der Panzer di Grup E Piala Dunia 2026. Mereka lolos dengan status sebagai pemuncak klasemen.
Sementara, Ekuador lolos sebagai salah satu dari delapan peringkat tiga terbaik di Piala Dunia 2026.
Kekalahan dari Ekuador membuat Jerman dalam sorotan. Beberapa pihak meragukan Jerman dan menyebut mereka tak punya komitmen sebesar Ekuador untuk menang.
"Tidak, tolong hentikan omong kosong ini, sungguh. Bukankah anak-anak sudah mengerahkan segalanya hari ini?" ujar Nagelsmann.
"Mereka (Ekuador) mengambil risiko lebih besar dalam berbagai situasi permainan. Tentu saja, kami melakukan pergantian pemain yang berbeda dibandingkan jika kami benar-benar membutuhkan gol tambahan."
"Namun, saya tidak bisa mengatakan ada pemain yang tidak mengerahkan kemampuan terbaiknya. Anggapan seperti itu terlalu menyederhanakan masalah bagi saya," imbuh Nagelsmann.
Pelatih kepala timnas Jerman, Julian Nagelsmann, menghadiri konferensi pers menjelang pertandingan babak penyisihan grup antara Jerman dan Curacao di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Houston, Houston, Amerika Serikat, 13 Juni 2026.
Kimmich Sebut Ekuador Tampil Berbeda
Pandangan berbeda diutarakan kapten timnas Jerman, Joshua Kimmich yang mengakui hasrat besar Ekuador untuk menang.
Pemain Bayern Muenchen ini berujar bahwa Ekuador memang layak untuk memenagi laga kontra Jerman kali ini.
"Suasananya luar biasa. Anda bisa merasakan kehadiran banyak orang dari Ekuador. Perbedaannya hari ini adalah lawan lebih berhasrat untuk menang dibandingkan kami dan hal itu benar-benar terasa," ujarnya.
"Terutama di babak kedua, itulah sebabnya mereka menang hari ini, kemenangan yang memang layak mereka dapatkan," imbuh Kimmich.
Denis Undav pun juga mengungkap timnas Ekuador tampil lebih agresif dan memberikan performa yang lebih baik dalam laga kontra Jerman.
Undav gagal menambah gol dalam pertandingan kontra Ekuador dan mengungkap bahwa Jerman harus punya tampil lebih baik di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
"Ekuador bermain lebih agresif dan lebih gigih. Kami harus belajar dari hal ini bahwa kami juga harus mengerahkan segalanya," ujar pemain Stuttgart ini.
"Mereka memberikan 100 persen kemampuan dalam setiap aksi dan terlibat aktif dalam setiap perebutan bola."
"Kami juga tidak sefokus seperti pada dua pertandingan pertama. Kami harus lebih berjuang untuk bangkit. Namun, ini bukanlah akhir dari segalanya," imbuh Undav.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Pelatih kepala timnas Jerman, Julian Nagelsmann, menghadiri konferensi pers menjelang pertandingan babak penyisihan grup antara Jerman dan Curacao di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Houston, Houston, Amerika Serikat, 13 Juni 2026.(XinHua/Xiao Yijiu)