5 Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Ini Identitasnya

5 Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Ini Identitasnya

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menyerahkan lima jenazah korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 kepada keluarga setelah seluruhnya berhasil diidentifikasi pada Senin (3/8/2026).

Lima jenazah tersebut diidentifikasi oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim. Setelah proses identifikasi selesai, seluruh jenazah diserahkan kepada keluarga pada Senin sore di kamar jenazah RS Bhayangkara Surabaya.

“Jenazah langsung diserahkan kepada keluarga di kamar jenazah RS Bhayangkara Surabaya,” kata Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Wahono Edhi P, Senin.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, keluarga korban telah menunggu sejak sekitar pukul 16.00 WIB di sekitar kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim.

Jenazah pertama yang diserahkan merupakan korban dengan nomor kantong 001 atas nama Sri Indratmo Wijaya (47), warga Dukuh Lungguh, Desa Mojoagung, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Penyerahan jenazah dilakukan Polda Jatim kepada salah satu anggota keluarga Sri Indratmo. Anggota keluarga tersebut tampak menangis ketika peti jenazah mulai dimasukkan ke dalam ambulans untuk dibawa ke kampung halaman.

Sebelumnya, kakak Sri Indratmo, Wisnu, mengatakan adiknya hendak menuju Sulawesi untuk mengirim pelat baja menggunakan truk.

Istri Sri, Nadia, juga tengah mengandung anak kedua. Nadia diperkirakan akan menjalani persalinan secara sesar sekitar dua pekan lagi.

Nadia bahkan sempat mengingatkan Sri agar tidak berangkat ke Sulawesi.

“Dia baru di Jakarta, besoknya berangkat lagi. Istrinya sempat bilang, jangan berangkat,” kata Wisnu.

Selain Sri Indratmo, empat korban lain yang telah teridentifikasi yakni Siti Fatimah (57), warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan; Sari Sukoco (39), warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur; Rino Eka Putra (48), warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat; serta Yedi Hendrawan (63), warga Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Polda Jatim memastikan kematian para korban bukan disebabkan luka bakar.

Para korban meninggal akibat sesak napas setelah menghirup asap hingga lemas. Kondisi tersebut terjadi setelah korban terombang-ambing di laut dan menelan air laut.

Kronologi kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

KMP Mutiara Sentosa 2, kapal rute Surabaya-Makassar milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), terbakar saat berada di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026) pagi.

Berdasarkan laporan Kantor SAR Surabaya, kapal tersebut diduga mengangkut sekitar 250 penumpang dan kru.

Hingga Senin (3/8/2026), sebanyak lima orang dievakuasi dalam kondisi tewas, sedangkan 229 orang lainnya berhasil diselamatkan. Proses evakuasi masih berlangsung.

Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya menerima telepon pada pukul 08.24 WIB dari Petugas Siaga Syahbandar Tanjung Perak yang menginformasikan adanya kapal terbakar di perairan utara Madura.

Satu menit kemudian, pada pukul 08.25 WIB, PT ALP menghubungi Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya untuk menginformasikan kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar dengan jumlah penumpang dan kru (POB) sekitar 250 orang.

Pihak perusahaan kapal mendapat informasi dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Setelah itu, nakhoda tidak dapat kembali dihubungi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang