Jasa Marga Siapkan Wahana Edukasi Keselamatan Tol di Museum Angkut

Jasa Marga Siapkan Wahana Edukasi Keselamatan Tol di Museum Angkut

Batu, Beritasatu.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk membuka peluang menjalin kerja sama dengan Museum Angkut, Kota Batu, Jawa Timur, untuk menghadirkan edukasi mengenai keselamatan, tata kelola, dan pelayanan jalan tol kepada masyarakat.

Rencana tersebut mengemuka saat jajaran Jasa Marga melakukan kunjungan ke Museum Angkut untuk melihat langsung koleksi dan penyajian sejarah perkembangan kendaraan serta transportasi.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, Museum Angkut dinilai dapat menjadi sarana edukasi yang menarik karena banyak dikunjungi pelajar dan keluarga. Edukasi mengenai keselamatan lalu lintas dinilai penting diberikan sejak usia dini.

Edukasi Transformasi Digital Jalan Tol, Jasa Marga Gandeng B-Universe

"Kami akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pelayanan tol Jasa Marga, termasuk modernisasi dalam pelayanan yang sudah ada di Jakarta," kata Rivan saat kunjungan ke Museum Angkut, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026).

Menurut dia, edukasi tersebut nantinya tidak hanya mengenalkan jalan tol sebagai bagian dari fasilitas transportasi dan logistik nasional, tetapi juga mendorong masyarakat memahami pentingnya keselamatan dan ketertiban saat menggunakan jalan tol.

Materi edukasi yang disiapkan, antara lain pengenalan rambu-rambu lalu lintas, aturan yang wajib dipatuhi pengguna jalan tol, hingga gambaran mengenai sistem pemantauan dan penegakan hukum yang diterapkan di jalan tol.

Jasa Marga juga berencana memperkenalkan perkembangan teknologi yang digunakan dalam pelayanan jalan tol. Salah satunya aplikasi Travoy yang dilengkapi informasi pendukung perjalanan pengguna jalan.

"Contohnya Travoy, kemudahan dengan 3.500 kamera, apakah ada daerah-daerah yang rawan kecelakaan, ketersediaan rest area, fasilitas rest area termasuk SPKLU dan sebagainya," ujarnya.

Selain menjadi sarana hiburan, Museum Angkut diharapkan dapat menjadi tempat masyarakat mengenal secara lebih dekat perkembangan tata kelola transportasi modern, termasuk pelayanan jalan tol.

Menurut Jasa Marga, konsep tersebut sangat mungkin diwujudkan dalam bentuk wahana edukasi yang membawa gambaran pelayanan dan teknologi di lapangan ke dalam lingkungan Museum Angkut.

"Ini bagus, jadi ini adalah mini. Kebanyakan masyarakat juga para pelajar, dan edukasi yang paling baik adalah edukasi sedini mungkin. Masyarakat, pelajar, atau keluarga bisa melihat bagaimana tata kelola transportasi yang modern yang dimiliki Jasa Marga," kata Rivan.

Sementara itu, Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita mengatakan teknologi yang diterapkan Jasa Marga dalam pengelolaan jalan tol terus berkembang dan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

"Jadi bukan hanya sekadar jalan tol, bayar kemudian lewat, tetapi kemajuan-kemajuan teknologi yang akan menarik untuk dipelajari," katanya.

Menurut dia, sejumlah inovasi Jasa Marga, mulai dari sistem pembayaran hingga pemantauan kondisi lalu lintas secara real time, dapat menjadi materi edukasi yang menarik bagi generasi muda.

Teknologi tersebut memungkinkan pengelola jalan tol memantau kondisi lalu lintas, termasuk kecepatan kendaraan dan perkiraan waktu tempuh berdasarkan kondisi kepadatan di jalan.

"Jadi masyarakat lebih mengenal apa itu Jasa Marga, bagaimana teknologi seperti apa yang dilakukan dan dikerjakan oleh anak bangsa," ujarnya.

Dia menambahkan, materi edukasi dalam kerja sama tersebut nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan hal-hal yang ingin disampaikan Jasa Marga. Salah satunya mengenai perangkat maupun teknologi yang berkaitan dengan keselamatan dan pergerakan kendaraan di jalan tol.

Edukasi Transformasi Digital Jalan Tol, Jasa Marga Gandeng B-Universe

Ia menyambut baik rencana kerja sama tersebut karena dapat menjadi sarana bagi Jasa Marga untuk berbagi pengetahuan dan informasi mengenai teknologi yang telah dikembangkan.

"Yang menarik adalah dari Jasa Marga mempunyai keterpanggilan untuk berbagi, berbagi pengetahuan, berbagi informasi atas apa yang sudah dilakukan. Sekali lagi dengan kebanggaan bahwa itu dilakukan anak bangsa," pungkasnya.

Jasa Marga

Museum Angkut

B-Universe

Enggartiasto Lukita