KOMPAS.com - Raksasa Liga Italia (Serie A), Inter Milan, secara resmi mengumumkan kedatangan bek berpengalaman asal Inggris, John Stones, setelah masa baktinya bersama Manchester City berakhir.
Inter Milan mengonfirmasi bahwa kepindahan John Stones di bursa transfer musim panas ini terjadi dengan status bebas transfer.
Nerazzurri, julukan Inter Milan, kemudian mengikat John Stones dengan durasi kontrak hingga Juni 2028.
Pengumuman resmi dari klub pemenang scudetto ke-21 tersebut menegaskan kesiapan sang pemain bertahan untuk memulai petualangan baru di kompetisi kasta tertinggi Italia setelah satu dekade yang gemilang di Inggris.
"Setelah mencetak sejarah di Manchester, John Stones siap untuk babak selanjutnya di Inter," kata klub tersebut dalam pernyataan resminya dikutip dari Reuters, Jumat (31/7/2026).
Diincar Banyak Klub
John Stones tercatat menjadi incaran sejumlah klub besar benua Eropa, seperti Chelsea hingga rival di Liga Italia, Juventus, sebelum akhirnya memutuskan merapat ke Inter.
Inter sendiri dijadwalkan bakal memulai langkah mereka dalam mempertahankan gelar juara dengan menghadapi tim promosi, Monza, pada Sabtu, 22 Agustus mendatang.
Rekam Jejak John Stones
Sebelum memutuskan pindah ke Italia, Stones telah menghabiskan waktu 10 tahun yang sangat sukses bersama Manchester City seusai didatangkan dari Everton dengan mahar 47,5 juta poundsterling pada 2016.
Selama berseragam The Citizens, mantan pemain Barnsley ini membukukan 295 penampilan serta menyumbangkan 19 gol di semua ajang.
Ia juga mengungkapkan telah mewujudkan semua mimpinya di Etihad Stadium dengan koleksi gelar bergengsi, meliputi enam trofi Premier League, satu Liga Champions, dua Piala FA, lima Piala Liga, tiga Community Shield, satu Piala Dunia Antarklub, serta satu Piala Super UEFA.
Di level internasional, Stones telah mengantongi 93 caps bersama timnas Inggris.
Musim panas ini, ia turut menjadi bagian dari skuad The Three Lions yang meraih peringkat ketiga di Piala Dunia, termasuk menjadi starter dalam laga perempat final melawan Norwegia serta partai semifinal yang berakhir dengan kekalahan 2-1 dari Argentina.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang