Identitas 5 Jenazah Penumpang KM Mutiara Sentosa yang Berhasil Teridentifikasi

Identitas 5 Jenazah Penumpang KM Mutiara Sentosa yang Berhasil Teridentifikasi

SURABAYA, KOMPAS.com - Lima jenazah korban terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Utara Sumenep telah teridentifikasi melalui post mortem (Disaster Victim Identification) Polda Jawa Timur, Senin (3/8/2026).

SAR gabungan telah mengevakuasi korban KM Mutiara Sentosa, dimana lima orang meninggal dunia dan 229 korban lainnya selamat.

Korban meninggal dunia dilakukan identifikasi di RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Polda Jatim.

“Dan sampai dengan hari ini, ada 5 kantong jenazah yang diterima dan sudah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, Senin.

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Wahono Edhi P mengatakan, lima kantong jenazah tersebut diserahkan ke RS Bhayangkara pada Minggu (2/8/2026).

“Saat ini operasi DVI tetap masih berjalan sampai dengan ditentukan selesai oleh Basarnas atau BPBD,” kata Edhi.

Setelah teridentifikasi, jenazah langsung diserahkan kepada keluarga lalu menuju ke alamat masing-masing.

Berikut daftar 5 jenazah KM Mutiara Sentosa yang teridentifikasi:

  • Sri Indratmo Wijaya (47), laki-laki, alamat Dukuh Lungguh, Mojoagung, Pucakwangi, Pati, Jawa Tengah.

Berdasarkan data primer berupa sidik jari, data sekunder berupa gigi, kemudian medis dan properti atau barang kepemilikan, didapatkan.

  • Siti Fatimah (57), perempuan, alamat Jalan Sultan Abdullah 2, Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data primer berupa sidik jari, data sekunder berupa gigi, medis, visual, dan properti atau barang kepemilikan.

  • Sari Sukoco (39), laki-laki, alamat Jalan Kawi, Sidoarjo, Kauman, Tulungagung, Jawa Timur.

Berdasarkan data primer berupa sidik jari dan gigi, kemudian data sekunder berupa medis, visual, kemudian properti kepemilikan.

  • Rino Eka Putra (48), laki-laki, alamat Kampung Dalam No. 84, Jorong Tengah, Koto Sumpur, Agam, Sumatera Barat.

Berdasarkan data primer berupa sidik jari, kemudian data sekunder berupa medis dan visual.

  • Yedi Hendrawan (63), laki-laki, alamat Keruing, Selat Dalam, Kapuas, Kalimantan Tengah.

Berdasarkan data primer berupa sidik jari, data sekunder berupa gigi, kemudian medis dan visual.

Kronologi Kejadian

KMP Mutiara Sentosa rute Surabaya-Makassar milik PT Atosim Lampung Pelayan (ALP) tersebut mengalami insiden kebakaran saat berada di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur pada Minggu pagi (2/8/2026).

SAR Surabaya melaporkan, diduga kapal mengangkut 250 penumpang dan kru. Hingga Senin (3/8/2026), setidaknya 5 orang terevakuasi meninggal dunia dan 229 orang berhasil selamat.

Hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung.

Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya menerima telepon pukul 08.24 WIB dari Petugas Siaga Syahbandar Tanjung Perak bahwa ada kapal terbakar di perairan utara Madura.

Kemudian pukul 08.25 WIB dari PT ALP menelepon petugas siaga Kantor SAR Surabaya untuk menginformasikan bahwa Kapal Penumpang Mutiara Sentosa 2 Rute Surabaya–Makassar dengan POB sekitar 250 orang terbakar.

Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara madura sekitar pukul 06.00 - 07.00 WIB dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang