PAMEKASAN, KOMPAS.com - Mobil pikap milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terekam mengangkut tembakau di Madura, Jawa Timur. Video mobil tersebut viral di media sosial sejak Minggu (2/8/2026).
Dalam foto dan video yang beredar, mobil pikap berwarna putih tersebut terlihat mengangkut tembakau yang telah dikemas menggunakan tikar. Kendaraan itu diduga sedang mengantre di salah satu gudang tembakau di Madura.
Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko melalui Bagian Penerangan Kodim Pelda Dadang Darmawanto mengimbau agar kendaraan KDMP tidak digunakan sebelum koperasi tersebut diluncurkan secara resmi.
"Kami meminta semua desa agar mobil KDMP jangan dipakai dulu sebelum launching," tegasnya, Senin (3/8/2026).
Dadang menjelaskan, sebelum KDMP diresmikan, kendaraan yang telah didistribusikan seharusnya tetap diparkir karena pengelolaan koperasi belum berjalan.
"Kalau sebelum KDMP launching, sewa mobilnya ke mana nanti," kata dia.
Ia mengatakan telah berulang kali mengimbau kepala desa agar tidak menggunakan kendaraan KDMP sebelum koperasi diluncurkan.
Asal pikap masih dicari
Dadang mengungkapkan, TNI masih menelusuri asal mobil pikap KDMP yang viral karena mengangkut tembakau tersebut.
"Dari kemarin kami cari, bahkan kami sudah koordinasi dengan petugas di semua kecamatan dan desa, belum diketahui," tuturnya.
Menurut Dadang, saat ini sejumlah KDMP di Pamekasan masih dalam tahap persiapan peluncuran.
Sejumlah fasilitas kendaraan juga telah didistribusikan kepada puluhan KDMP yang tersebar di 13 kecamatan.
Fasilitas kendaraan yang telah diserahkan terdiri dari 138 truk, 111 pikap, dan 180 kendaraan roda tiga. Setiap KDMP mendapatkan dua unit kendaraan roda tiga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang