KARANGANYAR, KOMPAS.com - Satreskrim Polres Karanganyar mengambil sampel Minyakita setelah adanya banyak keluhan dari para penerima bantuan pangan.
Seperti diketahui, keluhan minyak goreng bantuan dari pemerintah itu muncul di beberapa wilayah seperti di Kelurahan Tegalgede, Lalung dan lainnya.
Penerima bantuan di wilayah Kelurahan Lalung telah menerima penggantian minyak goreng setelah sebelumnya mengembalikan minyak goreng itu ke kantor kelurahan.
Pantauan di Kelurahan Tegalgede Kecamatan Karanganyar pada Kamis (25/6/2026), tampak warga antre untuk mengambil minyak goreng yang sebelumnya ditarik karena bermasalah dan dikumpulkan di kantor kelurahan.
Di tengah proses pembagian minyak goreng itu, kepolisian mengambil sampel minyak goreng berbau solar itu.
Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiono menyampaikan, pihaknya kini tengah mengambil sampel minyak goreng bermasalah untuk kemudian dilakukan uji laboratorium.
Ambil sampel Minyakita
Pihaknya tidak menerima secara langsung aduan dari masyarakat atau penerima bantuan akan tetapi berdasarkan pemantauan di media sosial.
"Yang jelas karena produk yang diterima penerima bantuan seperti itu tidak sesuai, dikeluhkan ada bau seperti itu, maka kita pastikan karena apa dulu, ada kesengajaan apa tidak," katanya saat dihubungi Kompas.com, Kamis siang.
Menurutnya, langkah itu dilakukan supaya nantinya tidak terulang kembali kejadian serupa yang dapat merugikan warga atau penerima bantuan.
Dia menegaskan, proses penanganan kejadian itu nantinya tergantung dari hasil penyelidikan.
"Mungkin dari hasil penyelidikan itu bisa saja kalau memang ada tindakan mengarah pidana akan kita tindaklanjuti," terangnya.
Minyakita berbau minyak tanah
Sementara itu, Lurah Tegalgede, Bowo Budi Setyo mengatakan, proses penukaran minyak goreng bermasalah dilakukan pada Kamis.
Adapun minyak goreng yang sebelumnya dikeluhkan penerima bantuan telah dikumpulkan di kantor kelurahan untuk selanjutnya ditukar dengan minyak goreng yang baru masing-masing 4 liter.
"Jumlahnya (yang ditukar) 858," tuturnya.
Penerima bantuan, Taufik berharap kepada penyalur dapat mengecek kembali bantuan yang akan disalurkan sehingga tidak terulang kejadian serupa.
Dia menuturkan, istrinya menggunakan minyak goreng itu untuk menggoreng tempe dan tahu. Hasilnya masakan berbau minyak tanah dan berpengaruh terhadap rasa makanan.
"Istri kemarin itu kan masak tahu dan tempe, berbau minyak, cepet gosong. Juga ngaruh ke rasa," ungkapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang