JUARA.NET - Baru comeback setelah cedera, pembalap Indonesia, Mario Aji, melanjutkan tren solidnya saat menjalani kualifikasi Moto2 Jerman 2026.
Pembalap Honda Team Asia itu bersaing dari kualifikasi kedua atau Q2, Sabtu (11/7/2026).
Sebelum persaingan pada Q2, jalannya kualifikasi pertama atau Q1 juga sangat menarik.
Murid Valentino Rossi, Celestino Vietti, menjadi salah satu pembalap yang mengaspal di Q1.
Total ada empat tiket lolos ke Q2 yang salah satunya harus diperebutkan oleh Vietti.
Sesaat setelah sesi dimulai, justru Luca Lunetta yang menunjukkan tajinya.
Pembalap SpeedRS Racing itu melesat dengan catatan waktu 1 menit, 22,269 detik.
Vietti sempat menjadi sorotan usai menorehkan waktu terbaik di sektor pertama.
Apes bagnya, Vietti banyak kehilangan waktu dan harus puas hanya menduduki posisi ke-8.
Beraksi pada kualifikasi Moto2 Jerman 2026, pembalap Indonesia, Mario Aji, amankan starting grid lebih baik dari murid Valentino Rossi, Celestino Vietti.
Sampai sesi Q1 selesai, Veitti tetap belum bisa menembus posisi empat besar dan gagal lolos Q2.
Disaster Q1 for Vietti who goes wide after not making the Top 4 ????#GermanGP ???????? pic.twitter.com/OtVG6jmsGx
— MotoGP™???? (@MotoGP) July 11, 2026
Nasib sang murid Rossi yang start dari posisi ke-22 bisa dikatakan lebih buruk dari pembalap Indonesia, Mario Aji.
Mario yang lolos langsung ke Q2 sukses mendapatkan starting grid lebih baik dari Vietti.
Pembalap asal Magetan itu mengunci waktu 1 menit, detik 21,929 detik untuk flying lap pertamanya.
Lesatan tersebut sempat membuatnya nyaman menghuni posisi kelima sementara.
Dia bahkan mengungguli rekan setimnya, Taiyo Furusato, yang tepat berada di bawahnya.
Setelah menjalani beberapa putaran, Mario belum bisa memperbaiki catatan waktunya.
Mario akhirnya akan start pada balapan besok (12/7/2026) dari posisi ke-10.
Hasil ini jelas menjadi sinyal yang baik untuk Mario apalagi dia sudah lama sekali tak mengaspal.
Beraksi pada kualifikasi Moto2 Jerman 2026, pembalap Indonesia, Mario Aji, amankan starting grid lebih baik dari murid Valentino Rossi, Celestino Vietti.
Terlepas dari hal itu, starting grid terdepan akhirnya menjadi milik Ivan Ortola.
Pembalap QJ Motor - Galfer - MSI itu langsung menggila sejak awal sesi.
Bukukan waktu 1 menit, 21,493, Ortola sulit dikejar lawan-lawannya.
Sampai sesi Q2 bubaran, pembalap asal Spanyol ini tak terkejar, di mana tempat kedua dan tiga berturut-turut dihuni Manuel Gonzalez dan Izan Guevara.
View this post on Instagram
Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P