Grid.
ID – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat provinsi Jawa Barat tahun ini tengah jadi sorotan. MTQ Jawa Barat 2026 yang harusnya digelar tahun ini resmi diundur.
Keputusan ini diambil setelah Kabupaten Garut resmi mengundurkan diri sebagai tuan rumah MTQ Jawa Barat 2026 karena keterbatasan anggaran.
Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan mengambil alih penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi pada tahun 2027.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut langkah tersebut merupakan bentuk respons pemerintah provinsi terhadap kondisi fiskal daerah, sekaligus memastikan agenda keagamaan tersebut tetap dapat dilaksanakan.
"Saya tadi subuh sudah berkomunikasi dengan Asisten II yang menangani MTQ di Jawa Barat. Karena Garut mengundurkan diri sebagai tuan rumah, kita juga memahami APBD-nya mengalami defisit," ujar Dedi Mulyadi, mengutip Kompas.com pada Minggu (2/8/2026),
Kabar ini tak ayal mengundang tanda tanya publik terkait nasib penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi pada tahun 2027. Akankah tetap digelar?
Menjawab pertanyaan tersebut, Dedi Mulyadi pun angkat bicara di akun media sosial pribadinya.
Melalui Instagram @dedimulyadi71 pada Minggu (2/8/2026), gubernur yang akrab disapa KDM tersebut membeberkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengambil alih acara MTQ tingkat provinsi dan bertindak sebagai tuan rumah langsung.
Adapun, penyelenggaraan MTQ Jawa Barat baru akan digelar tahun depan, tepatnya awal bulan Januari 2027.
Instagram @dedimulyadi71
PROMOTED CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi juga mengunggah surat dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Barat.
Isi surat tersebut menyebut rangkaian kegiatan MTQ Jawa Barat 2027 akan memanfaatkan sejumlah ikon daerah sebagai lokasi acara.
Dijelaskan bahwa pembukaan MTQ direncanakan berlangsung di halaman Gedung Sate, sementara penutupan akan digelar di Masjid Raya Al Jabbar.
“Penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat rencananya akan dilaksanakan di awal Tahun 2027 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang pembukaannya bertempat di Gedung Sate dan penutupannya di Masjid Raya Al-Jabbar Provinsi Jawa Barat,” demikian isi surat LPTQ Jawa Barat tersebut.
Postingan Dedi Mulyadi soal MTQ Jawa Barat 2026 ini tak ayal mengundang komentar beragam dari netizen. Ada yang mengapresiasi langkah cepat pemerintah provinsi, tetapi ada pula yang menyoroti alasan mundurnya Kabupaten Garut sebagai tuan rumah.
“Bagus sih lebih transparan akan ketidak sanggupannya, ga kayak di riau. ga mampu malah maksa endingnya hadiah juara udh sebulan lebih ga dicairkan,” kata akun @hasby***.
“Kok buat MTQ ga ada dananya? Ya Allah, astaghfirullahal'adziim. Menyedihkan sekali,” kata akun @nining***.
“Garut lgi Garut Garut lagi ada apa sih dengan Garut ini,” kata akun @yudin.***.(*)