KOMPAS.com - FIFA memastikan tidak menemukan bukti bahwa bola mengenai kabel kamera di udara sebelum gol penyama kedudukan Inggris tercipta ke gawang Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.
Gol Jude Bellingham pada menit ke-45+2 yang membuat Timnas Inggris menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sempat menuai kontroversi.
Timnas Norwegia mempertanyakan proses terjadinya gol tersebut karena menilai bola tendangan kiper Orjan Nyland mengenai kabel penyangga kamera stadion sebelum jatuh ke pemain Inggris.
Bola yang berakhir di kaki pemain Inggris itu kemudian menjadi awal dari rangkaian serangan yang dituntaskan Bellingham untuk mengubah skor.
Timnas Inggris akhirnya menang 2-1 atas Norwegia melalui babak tambahan waktu dan memastikan tiket semifinal Piala Dunia 2026.
Namun, FIFA menyatakan teknologi sensor bola tidak menunjukkan adanya tanda bahwa bola bersentuhan dengan kabel di atas lapangan.
"Dalam proses sebelum gol Inggris pada menit ke-45+2 melawan Norwegia, sensor dalam Connected Ball tidak menunjukkan adanya lonjakan pada 'detak jantung bola' ketika bola berada di udara. Karena itu, tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel di atas lapangan dan mengubah pergerakannya," demikian pernyataan FIFA.
Teknologi "detak jantung bola" atau heartbeat of the ball merupakan sistem yang digunakan FIFA untuk membantu keputusan dalam situasi kontroversial.
Sebelumnya, teknologi serupa juga berperan dalam membatalkan gol penyama kedudukan Kroasia saat menghadapi Portugal pada babak 32 besar.
Sensor bola mendeteksi adanya sentuhan kepala dalam proses gol, sementara pencetak gol berada dalam posisi offside.
Dalam kasus Inggris Vs Norwegia, pertandingan tetap berjalan tanpa penghentian untuk melakukan pemeriksaan khusus.
Tetapi, FIFA menyebut kemungkinan data sensor bola telah diperiksa oleh tim VAR dalam jeda singkat setelah gol Bellingham tercipta.
Keputusan VAR juga warnai laga
Kontroversi tidak hanya terjadi pada gol Inggris.
Timnas Norwegia juga sempat mencetak gol kedua pada babak kedua yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan.
Norwegia mencetak gol melalui Torbjorn Heggem setelah memanfaatkan sepak pojok.
Namun, gol tersebut dianulir karena Erling Haaland dianggap melakukan pelanggaran dengan mendorong pemain bertahan Inggris dalam proses terjadinya gol.
Inggris akhirnya keluar sebagai pemenang setelah Bellingham kembali mencetak gol pada babak tambahan waktu untuk memastikan kemenangan 2-1.
Hasil tersebut membawa Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.
The Three Lions akan menghadapi pemenang pertandingan Argentina vs Swiss pada laga empat besar yang tengah berlangsung di Atlanta,.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang