Fakta-Fakta Menarik di Balik Pembuatan Film The Odyssey

Fakta-Fakta Menarik di Balik Pembuatan Film The Odyssey

JAKARTA, KOMPAS.com - Film terbaru garapan Christopher Nolan, The Odyssey, terus menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Film ini berhasil mencuri perhatian berkat kemegahan visual yang khas dari Nolan.

Film ini diadaptasi dari puisi epik karya Homer yang telah berusia lebih dari 2.700 tahun, mengisahkan perjalanan panjang Odysseus, Raja Ithaka, yang berusaha pulang ke kampung halaman usai Perang Troya.

Di balik proses pembuatannya, ada sejumlah fakta menarik yang membuat The Odyssey digadang-gadang menjadi salah satu proyek paling ambisius Nolan setelah Oppenheimer.

  • Adaptasi karya sastra klasik pertama Nolan

Ini merupakan kali pertama Christopher Nolan mengadaptasi karya sastra klasik secara langsung ke layar lebar.

Selama ini, Nolan lebih dikenal lewat cerita orisinal atau adaptasi yang hanya mengambil inspirasi dari berbagai sumber, bukan mengadaptasi teks klasik secara langsung.

Meskipun demikian, Nolan tetap menggunakan cara bertutur non-linear sehingga perjalanan Odysseus tetap menarik untuk diikuti.

  • Seluruh produksi menggunakan kamera IMAX generasi terbaru

 The Odyssey disebut menjadi film pertama yang seluruh proses produksinya menggunakan kamera IMAX generasi terbaru.

Nolan dikenal sebagai sutradara yang gemar memaksimalkan pengalaman sinematik lewat format IMAX, seperti yang pernah ia lakukan pada Dunkirk dan Tenet.

Untuk film The Odyssey, Nolan menantang IMAX menciptakan teknologi kamera film 70 mm yang lebih ringan dan senyap.

IMAX menjawab tantangan tersebut dengan menciptakan sebuah kamera baru sesuai keinginan sang sutradara.

Hasilnya, Nolan menjadi orang pertama yang menggunakan kamera tersebut dari awal sampai akhir The Odyssey.

  • Syuting dilakukan di banyak negara

Proses syuting dilakukan di sejumlah negara, termasuk Yunani, Italia, Maroko, Islandia, Skotlandia, dan Inggris.

Beberapa lokasi bahkan dipercaya memiliki kaitan dengan legenda perjalanan Odysseus dalam mitologi Yunani.

Salah satunya adalah di pulau bernama Favignana di Italia.