Enam Dapur MBG di Lampung Dihentikan Operasinya, Ini Daftar dan Alasannya

Enam Dapur MBG di Lampung Dihentikan Operasinya, Ini Daftar dan Alasannya

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Sebanyak enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung dihentikan sementara operasionalnya.

Dari enam dapur tersebut, dua di antaranya disetop setelah muncul dugaan keracunan yang menimpa 40 pelajar di Kabupaten Tanggamus dan Pesawaran.

Sementara empat dapur lainnya dihentikan karena belum memenuhi standar fasilitas dan kelengkapan administrasi sesuai petunjuk teknis.

Kasubbag Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung Bengkulu, Fitra Alfarisi, mengatakan penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari evaluasi untuk memastikan keamanan pangan dan kesiapan infrastruktur dapur MBG.

“SPPG Sinar Betung sudah disuspend terhitung mulai tanggal 23 Juli 2026 karena ada dugaan kontaminasi makanan yang berasal dari MBG dari SPPG tersebut,” kata Fitra saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (25/7/2026).

SPPG Sinar Betung di Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, menjadi dapur pertama yang dihentikan sementara.

Sebelumnya, delapan siswa SMP Negeri 1 Talang Padang diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG pada Rabu (22/7/2026).

Para siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, dan diare hingga harus mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan setempat.

Sehari berselang, KPPG kembali menghentikan operasional SPPG di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Langkah itu diambil setelah 32 siswa SD Negeri 22 Tegineneng diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG berupa sop buah pada Jumat (24/7/2026).

“Untuk SPPG di Kecamatan Tegineneng, suspend dilakukan mulai 24 Juli 2026."

"Sampai kapan? Sampai SPPG tersebut menyelesaikan rekomendasi yang akan keluar dari Dinas Kesehatan terkait uji makanan dan rekomendasi dari tim pengawas Lampung terkait perbaikan infrastruktur,” ujar Fitra.

Menurut dia, kedua dapur tersebut baru dapat kembali beroperasi setelah memenuhi rekomendasi hasil uji makanan dan perbaikan yang ditetapkan oleh tim pengawas.

Empat dapur lain ikut disetop

Selain dua dapur yang berkaitan dengan dugaan keracunan, KPPG Lampung Bengkulu juga menghentikan sementara operasional empat SPPG lainnya.

Keempatnya yakni SPPG Jabung Negara Batin di Lampung Timur, SPPG Way Serdang Labuhan Baru di Mesuji, SPPG Mesuji Sumber Makmur, dan SPPG Kotabumi Utara Kali Cinta di Kabupaten Lampung Utara.