Pemilik gol penentu gelar juara dunia memicu berbagai pertanyaan di tengah perayaan Spanyol
Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut mewarnai kontroversi seputar topi yang dikenakan Ferran Torres, bintang timnas Spanyol, selama perayaan gelar juara Piala Dunia 2026. Trump menegaskan bahwa ia menganggapnya sebagai "penghormatan yang indah" bagi gerakan MAGA, sekaligus menolak menganggapnya sebagai ejekan terhadap dirinya.
Torres, pencetak gol kemenangan Spanyol atas Argentina (1-0 setelah perpanjangan waktu) di final Piala Dunia, sebelumnya tampil selama perayaan di ibu kota Madrid dengan mengenakan topi bertuliskan "Make Spain Great Again" (Mari Jadikan Spanyol Hebat Lagi), sebuah isyarat jelas kepada slogan terkenal Trump "Make America Great Again".
Topi tersebut memicu gelombang kontroversi luas di Spanyol, di mana opini terbelah antara mereka yang menganggapnya sebagai pesan politik atau dukungan terhadap kubu sayap kanan, dengan mereka yang memandangnya sekadar lelucon atau ejekan terhadap kemunculan mencolok Trump selama acara penyerahan trofi Piala Dunia.
Belum ada komentar apa pun dari Torres, yang saat ini tengah menjalani masa liburannya, untuk menjelaskan motif di balik pemakaian topi tersebut. Hal ini membuka pintu bagi beragam penafsiran, baik di Spanyol maupun di Amerika Serikat.
"Sialan kau Spanyol": Mural Ferran Torres jadi sasaran vandalisme
Perpecahan politik di Spanyol
Kontroversi ini berubah menjadi ajang perdebatan politik, terlebih partai sayap kanan Spanyol, Vox, sebelumnya telah menggunakan slogan serupa jelang bergulirnya Piala Dunia. Hal itu mendorong sejumlah tokoh dari kubu kanan untuk membela pemain Barcelona tersebut, berhadapan dengan kritik dari partai-partai dan tokoh-tokoh yang berhaluan kiri.
Anggota parlemen Carina Mejías, menanggapi kritik yang ditujukan kepada Torres, mengatakan: "Kecemburuan selalu menjadi bahan bakar bagi mereka yang berpikiran sempit. Sementara sebagian orang sibuk mengkritik, Ferran Torres menjawabnya di tempat yang paling penting... di dalam lapangan."
Trump: Semua orang ingin bergabung dengan gerakan ini
Persoalan ini meningkat hingga ke Gedung Putih, setelah akun resmi Gedung Putih di platform "X" menerbitkan komentar yang berbunyi: "Semua orang ingin menjadi bagian dari gerakan ini", sebagai isyarat kepada slogan MAGA.
Dalam sebuah konferensi pers di Washington, Trump diminta menanggapi kontroversi tersebut, dan ia berkata sebagaimana dikutip jaringan RMC Prancis: "Dia pemain yang hebat. Dia mengenakan topi (Mari Jadikan Amerika Hebat Lagi). Itu adalah gestur yang luar biasa, dan saya rasa dia melakukannya dengan niat baik. Kami menghargainya."
Dengan pernyataan ini, Trump menegaskan sikapnya atas peristiwa tersebut, memastikan bahwa ia tidak melihat adanya penghinaan atau ejekan dalam tindakan bintang timnas Spanyol itu, melainkan menganggapnya sebagai ungkapan positif atas slogan politiknya yang paling terkenal.