Ducati Lenovo Bantah Bangun Tim Spanyol: Marquez–Acosta Dipilih Murni karena Performa

Ducati Lenovo Bantah Bangun Tim Spanyol: Marquez–Acosta Dipilih Murni karena Performa

BOLOGNA, iNews.idDucati Lenovo menegaskan perekrutan pembalap tidak pernah berbasis asal negara, melainkan performa dan soliditas tim. Penegasan ini muncul seiring komposisi musim depan yang diisi dua pembalap Spanyol, Marc Marquez dan Pedro Acosta.

CEO Ducati Lenovo, Claudio Domenicali, menyebut proses pembentukan skuad selalu melalui pertimbangan detail. Dia menempatkan kualitas balap sebagai kriteria utama, bukan paspor pembalap.

Pada musim depan, Ducati Lenovo menggabungkan pengalaman dan energi muda lewat Marc Marquez dan Pedro Acosta. Kombinasi senior–junior ini disiapkan untuk saling melengkapi dan mengangkat daya saing tim.

“Ketika kami membentuk tim resmi, kriteria fundamental adalah performa. Kami tidak memilih berdasarkan paspor,” kata Domenicali, dikutip dari Motosan, Minggu (5/7/2026).

Ducati Tegas Tolak Label Tim Spanyol

Domenicali menepis anggapan Ducati Lenovo sengaja membangun skuad all-star Spanyol. Dia menegaskan narasi tersebut keliru dan tidak mencerminkan kebijakan tim pabrikan Italia itu.

“Kami tidak ingin menciptakan tim all-star Spanyol,” tambahnya.

Menurut Domenicali, pasangan Marquez dan Acosta dipilih karena potensi dorongan performa terbesar untuk proyek jangka menengah Ducati Lenovo. Dia menilai keduanya membawa karakter dan keunggulan berbeda yang bisa saling menguatkan.

“Kami ingin membentuk sepasang pembalap hebat, dan kami memilih dua orang yang menurut kami akan memberi kami dorongan terbesar,” ujarnya.

Target besar sudah dibidik untuk MotoGP 2027. Ducati Lenovo berharap duet ini mampu menjaga dominasi dan konsistensi hasil di level tertinggi.

Untuk musim 2026, Acosta masih terikat kontrak dengan KTM. Musim tersebut menjadi tahun terakhir kontribusinya bersama KTM sebelum berpisah dan bergabung ke Ducati Lenovo.

Dengan klarifikasi ini, Ducati Lenovo menutup spekulasi soal agenda nasionalitas. Tim pabrikan Italia itu menegaskan arah kebijakan tetap berfokus pada performa, sinergi, dan peluang juara.