Di Asmat, Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats

Di Asmat, Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats

ASMAT, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/6/2026).

Pantauan Kompas.com, Gibran datang ke lokasi pemberdayaan masyarakat di Agats sambil memakai ikat kepala khas Asmat dan noken yang melingkar di badannya.

Setelah meninjau Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat, Gibran dibonceng Paspampres naik motor listrik menuju Sekolah Lapang Sagu.

Motor listrik Gibran dan rombongan melintasi jalan yang terbuat dari papan kayu selama 18 menit. Setibanya di lokasi, Gibran turun dan menyusuri jalan kecil yang juga terbuat dari papan kayu.

Di sisi kanan dan kiri jalan, masyarakat di Kampung Yepem antusias bernyanyi dan menarikan tarian adat setempat. Mereka menari dan melompat dengan memakai pakaian adat.

Selanjutnya, Gibran meninjau kolam ikan lele, kelas pelatihan, serta tempat pengolahan sagu. Tampak, mama-mama Papua yang memakai pakaian adat setempat sedang mengolah sagu.

Selepas peninjauan, Gibran pun menyalami warga setempat yang sudah menyambut kedatangannya. Gibran mengatakan, pemanfaatan pangan lokal seperti sagu harus didukung.

"Dan hari ini kita melihat proses di Sekolah Lapang Sagu. Saya kira ini sangat baik sekali dan harus didukung apalagi kemarin kita baru saja membuka PENAS (Pekan Nasional Petani Nelayan) di Gorontalo," kata Gibran usai peninjauan.

Ia juga mengapresiasi Keuskupan Agats karena telah mengelola Sekolah Lapang Sagu untuk membantu ketahanan pangan warga setempat.

Sementara itu, Penanggung jawab Sekolah Lapang Sagu, Anton, menjelaskan Sekolah Lapang Sagu Asmat memiliki fokus yang berbeda dibandingkan sekolah lapang sagu lainnya.

“Yang di sini lebih ke memperkuat aspek lokal. Jadi, kalau yang di Meranti itu teknologi industri Sagu untuk skala besar. Yang disiplin skala lokal, Bapak Wapres. Jadi, di sini nanti lebih banyak pendekatan budaya. Sekaligus, di sini mengembangkan hilirisasinya,” jelas Anton.

Selain ke Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat dan Sekolah Lapang Sagu, Gibran juga meninjau progres pembangunan Gereja Katedral Salib Suci Baru.

Kemudian, ia juga meninjau RSUD Perpetua J. Safanpo Agats serta menjalankan shalat dzuhur di Masjid An-Nur Agats.

Selama di Agats, Gibran didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Wakil Pastor Parokial Gereja Katedral Salib Suci Pastor Evo, dan Pendakwah Gus Miftah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.