Demi Piala Asia, Saif Darwish di Ambang Kembali ke Liga Yordania

Demi Piala Asia, Saif Darwish di Ambang Kembali ke Liga Yordania

Pemain Itu Lebih Memilih Klub Lamanya Ketimbang Al-Faisaly

Saif Darwish, pemain klub Polandia Stal Mielec, kian dekat untuk kembali ke Liga Yordania melalui pintu Al-Hussein Irbid, selama periode transfer musim panas yang tengah berlangsung.

Darwish, yang meraih gelar juara Liga Yordania bersama Al-Hussein Irbid dua musim lalu, dianggap sebagai salah satu talenta terpenting dalam sepak bola Yordania pada periode saat ini.

Darwish menjadi pemain Yordania pertama yang berkarier profesional di Polandia, ketika pemain berusia 23 tahun itu pindah ke klub Polandia Stal Mielec pada musim panas lalu dalam transfer gratis, namun ia dipinjamkan pada musim ini ke Stal Rzeszów yang juga berlaga di Liga Divisi Satu Polandia.

Kooora mengetahui bahwa Darwish menerima tawaran dari sejumlah klub Polandia, di samping dua tawaran dari Yordania yakni dari Al-Hussein Irbid dan Al-Faisaly, namun sang pemain lebih memilih kembali ke klub lamanya.

Darwish diperkirakan akan menandatangani kontrak kepindahannya ke Al-Hussein Irbid dalam beberapa jam ke depan, setelah tercapai kesepakatan mengenai bentuk akhir kontrak.

Sang pemain ingin kembali ke liga lokal dengan tujuan menarik perhatian pelatih baru timnas Yordania, Badou Zaki, dalam upaya untuk tampil di putaran final Piala Asia 2027.

Tadeu Martins, agen Darwish, mengatakan dalam pernyataan kepada Kooora, "Musim pertama Saif di Eropa sangat istimewa. Ia adalah pemain yang memiliki energi unik di dalam lapangan, dan saya yakin ia akan segera menjadi salah satu pemain terbaik di kawasan Timur Tengah."

Ia menambahkan, "Pemilik klub Stal Mielec telah mencapai kesepakatan dengan salah satu klub Divisi Satu di Polandia, namun setelah ia menghadapi sejumlah masalah dan meninggalkan jabatannya, transfer itu tidak lagi dapat diselesaikan."

Ia melanjutkan, "Kami juga memiliki tawaran-tawaran lain yang diajukan, sehingga kami harus mengevaluasi dengan cermat pilihan terbaik bagi Saif, terutama pada tahun sebelum turnamen Piala Asia."

Martins menjelaskan bahwa kembali ke Yordania bisa jadi bermanfaat bagi sang pemain, karena hal itu akan memberinya kesempatan bermain bersama para pemain yang berpotensi masuk timnas Yordania, serta tetap dekat dengan atmosfer timnas.

Ia meneruskan, "Saya duduk bersama Saif dan kami berdiskusi tentang apa yang akan menjadi yang terbaik bagi masa depannya. Tentu saja, sebagai agennya, saya sangat peduli dengan kariernya, dan ia menganggap saya seperti kakak laki-lakinya. Namun keputusan akhir selalu ada di tangannya."

Martins menutup pernyataannya dengan berkata, "Kami menerima tawaran dari sebuah klub rival Yordania, hal yang bisa saja melukai perasaan para suporter Al-Hussein Irbid, namun Darwish menolak mengambil keputusan itu sebagai bentuk penghormatan kepada mereka."