JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengguna KRL menyoroti beberapa fasilitas di Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, yang baru beroperasi pada Senin (22/6/2026).
Mulai dari masih harus transit di Stasiun Tanjung Priok hingga area parkir yang dinilai perlu dibenahi.
Erni (30) salah seorang warga Jakarta Selatan mengatakan, rute kereta yang masih memerlukan transit di Stasiun Tanjung Priok membuat perjalanan sedikit memutar.
Menurut dia, perjalanan akan lebih praktis apabila penumpang dapat langsung menuju Stasiun JIS.
"Kalau lebih enak sih bisa langsung turun di sini, jadi enggak ke Priok dulu. Soalnya kan di Priok nunggu dulu kereta jalan ke sini kan. Nah, yang bikin lama kan itu," ujar dia saat ditemui Kompas.com di Stasiun JIS pada Rabu (24/6/2026).
Selain soal rute, ia juga berharap agar eskalator bisa disediakan di akses menuju jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan stasiun dengan kawasan stadion.
"Soalnya ini tinggi banget nih tangganya. Lumayan banget. Pasti encok ini ke atas nih lumayan pegel kalau begitu. Kalau lebih enak pakai eskalator," tutur dia.
Meski memberikan sejumlah masukan, Erni mengakui dengan adanya stasiun baru akses menuju stadion sudah tambah mudah.
"Mudah banget, enak banget gitu," ujarnya.
Sementara itu, Adinata Manggala (16) salah seorang warga asal Cipinang, Jakarta Timur, mengatakan, area parkir di stasiun tersebut masih perlu dibenahi.
"Paling cuman parkirannya aja sih harus diluasin," ucap dia kepasa Kompas.com, Rabu.
Menurut dia, kebutuhan area parkir yang memadai akan semakin penting ketika stadion menggelar pertandingan Persija Jakarta yang akan didatangi para pendukung dalam jumlah penonton yang besar.
Meski demikian, Adinata juga menilai keberadaan Stasiun JIS sudah membantu masyarakat yang hendak menuju stadion.
"Mempermudah sih," ucap dia.
Saat peresmian jalur ini, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kondisi tersebut bersifat sementara.
Pemerintah berencana mengembangkan Stasiun JIS dengan menambah peron dan fasilitas pendukung lainnya.
"Ini memang masih satu peron dan kita sudah menyampaikan kepada Pemerintah DKI kita akan kembangkan lebih lanjut pengembangannya," kata Dudy usai peresmian Stasiun JIS, Senin.
Dudy menambahkan, pengembangan stasiun tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu tahun.
"Kita harapkan dalam satu tahun ke depan juga sudah selesai," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangNikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.