Bupati Pringsewu Sidak Dapur MBG, Temukan Freezer "Banjir" dan Beras Tanpa Izin Edar, KPPG Buka Suara

Bupati Pringsewu Sidak Dapur MBG, Temukan Freezer "Banjir" dan Beras Tanpa Izin Edar, KPPG Buka Suara

LAMPUNG, KOMPAS.com - Bupati Pringsewu, Lampung, Riyanto Pamungkas, mendapati kondisi memprihatinkan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) salah satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sidak itu dilakukan Bupati di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandan Surat, Kecamatan Sukoharjo, pada Kamis (30/7/2026).

Temuan-temuan itu mulai dari penggunaan kendaraan antar yang tidak standar hingga kondisi freezer yang berbau tidak sedap.

"Laporan masuk ke saya ini banyak banget tentang keluhan dapur ini. Ada laporan pernah dikasih makan singkong," kata Riyanto dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).

Riyanto bahkan mengunggah video sidak tersebut ke sejumlah akun media sosialnya agar diketahui publik.

Sidak dimulai dengan pengecekan kendaraan pengantar makanan.

Riyanto mengatakan, minibus yang menjadi angkutan pengantaran tidak standar. Hal itu karena hanya kendaraan sehari-hari yang dialihfungsikan untuk mengantar MBG.

Kemudian. secara khusus, Riyanto memeriksa beras yang dipakai SPPG tersebut.

Saat diperiksa, berkarung-karung kemasan beras itu tidak mencantumkan izin edar.

"Ini bukan masak hajatan, harus ada sertifikasi halalnya, harus ada izin edarnya dan sebagainya. Ini kayak hajatan, ini pasti beli di penggilingan," katanya.

Riyanto pun mengultimatum agar SPPG itu tidak mengulangi hal tersebut.

"Enggak boleh lagi ini. Keluarin ini sebelum disidak lagi. Berasnya harus beras yang premium," katanya.

Freezer "Banjir" 

Temuan mengejutkan diketahui saat Riyanto memeriksa lemari pendingin.

Mesin itu dalam kondisi "banjir" dan mengeluarkan bau tak sedap.

"Ini harus didepres. Berapa lama ini enggak di-anu (bersihkan). Sampeyan karena sudah terbiasa jadi enggak bau. Kalau saya walaupun pakai ini (masker) saja masih bau," katanya.