Bunuh diri atau pembunuhan? Perkembangan terbaru seputar misteri kematian bintang Afrika Selatan

Bunuh diri atau pembunuhan? Perkembangan terbaru seputar misteri kematian bintang Afrika Selatan

Polisi Afrika Selatan telah membuka penyelidikan setelah jenazah Jaiden Adams, bintang Sundowns, ditemukan di dalam sebuah rumah di Kota Cape Town, hari Sabtu ini.

Jaiden Adams pernah membela Afrika Selatan di putaran final Piala Dunia 2026, sebelum tersingkir di babak 32 besar oleh Kanada.

Situs berita IOL melaporkan bahwa Adams meninggal karena bunuh diri, namun polisi belum secara resmi mengonfirmasi penyebab kematiannya, dan hanya mengumumkan bahwa penyelidikan telah dibuka untuk mengungkap keadaan seputar kejadian tersebut.

Van Vyk, juru bicara kepolisian, menegaskan bahwa petugas kepolisian menerima laporan dan tiba di lokasi sekitar pukul sebelas pagi. “Kondisi seputar kejadian ini masih dalam penyelidikan.”

Kematian Adams terjadi setelah masa-masa sulit yang dialami keluarganya, di mana neneknya, Mariana Adams, meninggal dunia pada usia sekitar 72 tahun di salah satu rumah sakit di kota Stellenbosch pada 17 Juni lalu, hanya sehari sebelum pertandingan Afrika Selatan melawan Republik Ceko di Piala Dunia.

Meskipun telah menerima kabar kematian neneknya sebelum pertandingan, Adams tetap diturunkan sebagai pemain inti dalam laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut, lalu masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan bersejarah atas Korea Selatan.

Neneknya dimakamkan pada 27 Juni lalu, sementara Adams masih bersama tim nasional negaranya di Amerika Serikat.

Jaden Adams lahir di Cape Town pada Mei 2001, dan meniti kariernya di akademi klub Stellenbosch, sebelum menjadi pemain pertama lulusan akademi tersebut yang menandatangani kontrak profesional dengan klub pada Agustus 2020.

Ia telah tampil dalam 139 pertandingan bersama Stellenbosch, mencetak 9 gol dan memberikan 10 assist, sementara penampilannya yang menonjol membawanya bergabung dengan tim nasional Afrika Selatan di bawah asuhan pelatih Hugo Broos, dan ia menjadi bagian dari tim yang meraih medali perunggu di Piala Afrika 2023.

Pada Januari 2025, ia pindah ke Mamelodi Sundowns dengan kontrak berdurasi sekitar 3 tahun setengah.