Bukan Marquez atau Bezzecchi, Pengamat MotoGP Beberkan Pembalap dengan Teknik Menyalip Terbaik

Bukan Marquez atau Bezzecchi, Pengamat MotoGP Beberkan Pembalap dengan Teknik Menyalip Terbaik

JUARA.NET - Bahas satu pembalap, pengamat MotoGP, Dennis Noyes, menguak satu sosok dengan teknik menyalip terbaik dan sosok tersebut bukan Marc Marquez ataupun Marco Bezzecchi.

Sosok yang dimaksud Noyes adalah pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura.

Ogura tampil luar biasa pada dua balapan terakhir yakni di Ceko dan Belanda.

Namanya tidak pernah luput dari podium baik saat balapan utama maupun sprint race.

Sensasi pembalap asal Jepang ini turut mendapatkan sorotan dari Noyes.

Sosoknya lantas digadang-gadang sebagai pemilik teknik menyalip terbaik yang ada di lintasan MotoGP sekarang.

Performa luar biasa Ogura juga terlihat dari capaian poinnya hingga seri ke-10 kemarin.

Ogura kini menduduki peringkat ke-4 dalam klasemen sementara, tertinggal 25 poin saja dari Bezzecchi sang pimpinan.

"Di kejuaraan saat ini, Ogura adalah pembalap yang kemampuan menyalipnya terbaik," tukas Noyes dilansir Juara.net dari Motosan.

Pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura, digadang-gadang sebagai pembalap dengan kemampuan menyalip terbaik pada MotoGP 2026.

"Kita sudah melihat sendiri adanya tranformasi dalam performa Ogura..."

"Bagaimana cara dia saat memulai balapan."

"Dia bisa mengamankan rata-rata 13,1 poin dari 10 balapan yang sudah dipentaskan."

"Kalau tidak ada Ai, kita mungkin saat ini akan terus membahas sosok Fernandez," sambung Noyes.

Selain membahas soal fenomena Ogura, Noyes juga menyoroti ketatnya persaingan di MotoGP 2026.

Pria asal Spanyol tersebut merasa pembalap pada posisi delapan besar memiliki peluang juara yang sama.

Namun, sosok Marc Marquez digadang-gadang punya kesempatan menang sedikit lebih besar ketimbang nama lainnya.

"Ini adalah musim yang tidak biasa," ujar Noyes.

"Situasi semacam ini sangat menguntungkan untuk Marc...."

Pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura, digadang-gadang sebagai pembalap dengan kemampuan menyalip terbaik pada MotoGP 2026.

"Pasalnya, tidak ada pembalap yang bisa membuat jarak lebih lebar."

"Jarak yang memisahkan pembalap dari pembalap lain sangat sedikit."

"Kalau dihitung-hitung, ada delapan pembalap yang terpisah 60 poin."

"Hal tersebut menunjukkan bahwa semua pembalap di posisi delapan besar masih bisa menjadi juara," tambahnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom)

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P