KOMPAS.com - Nama Lamine Yamal memang tengah menjadi salah satu sorotan utama Piala Dunia 2026 setelah berhasil mencetak gol di usia muda kala bermain malawan Arab Saudi pada Senin (22/6/2026) dini hari WIB.
Tetapi, bintang muda Spanyol itu faktanya bukan pemain termuda yang mencatatkan gol di turnamen sejauh ini.
FIFA mencatat, gelar tersebut sementara menjadi milik penyerang Senegal, Ibrahim Mbaye.
Pemain muda Paris Saint-Germain (PSG) itu mencetak sejarah saat menghadapi Perancis pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 pada Rabu (17/6/2026) pukul 02.00 WIB.
Mbaye mencetak gol pada menit ke-15 babak kedua ketika Senegal tertinggal 0-2 dari Perancis.
Ia menunjukkan keberanian luar biasa dengan melewati Lucas Hernandez sebelum melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Perancis, Mike Maignan.
Meski gol tersebut belum mampu membawa Senegal meraih poin karena Perancis akhirnya menang 3-1, catatan Mbaye tetap istimewa.
Ia mencetak gol Piala Dunia pertamanya saat berusia 18 tahun 143 hari.
Catatan itu membuat Mbaye menjadi pencetak gol termuda di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Sementara, Lamine Yamal mencetak gol pada usia 18 tahun 343 hari, hampir 200 hari lebih tua dibandingkan Mbaye ketika mencatatkan namanya di papan skor.
Pecahkan rekor legenda Senegal
Gol Ibrahim Mbaye melawan Perancis juga membawa catatan sejarah lain.
Ia menjadi pencetak gol termuda asal Afrika sepanjang sejarah Piala Dunia.
Mbaye memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang kompatriotnya, Moussa Wague. Pemain Senegal tersebut mencetak gol pada Piala Dunia 2018 saat menghadapi Jepang dalam usia 19 tahun 268 hari.
"Mencetak gol pertama saya di Piala Dunia tentu saja merupakan sumber kebanggaan yang luar biasa bagi saya," ujar Mbaye setelah pertandingan pada pekan lalu, dikutip dari BBC.
Ia mengaku, gol tersebut menjadi tambahan motivasi bagi dirinya dan Senegal untuk menghadapi laga-laga berikutnya.