BPI Sebut JAFF Market Jadi Ruang Strategis Bangun Kolaborasi Industri Film Nasional

BPI Sebut JAFF Market Jadi Ruang Strategis Bangun Kolaborasi Industri Film Nasional

Pantau - Badan Perfilman Indonesia (BPI) menilai forum seperti Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market menjadi ruang penting bagi sineas untuk membangun jejaring, mencari mitra, dan melahirkan kolaborasi yang memperkuat industri perfilman nasional.

Ketua Umum BPI Fauzan Zidni mengatakan forum film market merupakan kebutuhan utama, terutama bagi sineas muda yang sedang mencari mitra untuk mengembangkan proyek film.

Fauzan mengatakan, "Yang paling dibutuhkan terutama oleh filmmaker-filmmaker baru itu forum."

Menurutnya, forum seperti JAFF Market membuka kesempatan bagi produser, sutradara, penulis skenario, editor, hingga pelaku industri lainnya untuk bertemu dan menjajaki kerja sama yang berpotensi berkembang menjadi proyek jangka panjang.

Pengalaman Cannes Jadi Inspirasi

Fauzan mencontohkan dirinya bertemu dengan mitra kerja melalui sebuah film market di Festival Film Cannes pada 2012.

Pertemuan tersebut kemudian berkembang menjadi kolaborasi profesional yang masih berlangsung hingga saat ini.

Fauzan mengatakan, "Saya sendiri bertemu dengan partner saya melalui sebuah film market di Cannes. Setelah itu kami berpartner bersama."

Ia meyakini pertemuan seperti di JAFF Market akan melahirkan kolaborasi baru yang mampu menghasilkan talenta-talenta baru bagi industri perfilman Indonesia.

Menurut Fauzan, penyelenggaraan JAFF Market dalam tiga tahun terakhir juga menunjukkan perkembangan yang signifikan sebagai wadah yang mempertemukan para pelaku industri film.

Dorong Keterlibatan Lebih Banyak Pemangku Kepentingan

Fauzan mengapresiasi kolaborasi JAFF Market dengan berbagai asosiasi profesi serta dukungan dari sektor keuangan yang dinilai dapat memperkuat kredibilitas industri perfilman.

Ia mengatakan, "Saya pikir dalam waktu tiga tahun apa yang sudah dilakukan oleh Mbak Seruni (Business Director JAFF Market) dan Mbak Linda (Market Director JAFF Market) itu sudah sangat luar biasa."

Pada tahun ini, JAFF Market memperluas perannya dengan menghadirkan berbagai kegiatan sebelum penyelenggaraan acara utama melalui kolaborasi bersama berbagai asosiasi profesi perfilman.

Menurut Fauzan, langkah tersebut bertujuan agar hubungan antarpelaku industri dapat terjalin lebih awal.

Ia berharap kolaborasi tersebut menjadi awal keterlibatan lebih banyak pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem perfilman nasional.

Fauzan mengatakan, “Saya pikir ini sebagai permulaan penting. Semoga nanti sesudah itu akan lebih banyak lagi yang terlibat.”