PALEMBANG, KOMPAS.com - MGA alias G, balita berusia dua tahun yang menjadi korban kebakaran rumah di Jalan Kadir TKR, Lorong Jambu, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, meninggal dunia.
MGA sebelumnya sempat terjebak di dalam rumah bersama dua saudaranya, NR (11) dan P (7), saat kebakaran terjadi pada Rabu (24/6/2026).
Korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin Palembang pada Kamis (25/6/2026) malam.
Kapolsek Gandus AKP I Made Budhi Harta Kusuma membenarkan kabar meninggalnya balita tersebut.
"Informasinya benar. Anak yang berumur 2 tahun semalam meninggal, sekitar jam 10 malam," ujar Budhi ketika dikonfirmasi TribunSumsel.com, Jumat (26/6/2026).
Pendalaman ditangani Polrestabes Palembang
Budhi mengatakan, pendalaman lebih lanjut mengenai kronologi kebakaran kini ditangani Unit Pidsus Polrestabes Palembang.
Termasuk rencana pemeriksaan terhadap orangtua korban.
"Kami serahkan pendalaman kronologisnya ke Pidsus Polrestabes Palembang. Jadi yang akan ambil keterangan (orang tua) tim penyidik Pidsus," katanya.
Sementara itu, jenazah MGA telah disemayamkan di rumah duka keluarga di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Khotib, Kelurahan 36 Ilir.
Jenazah rencananya dimakamkan di TPU Makrayu, Jalan Makrayu, Kecamatan Ilir Barat II, setelah shalat Jumat.
Ayah sebut anaknya banyak menghirup asap
Ayah korban, Rusli (40), mengatakan anaknya meninggal dunia sekitar pukul 22.05 WIB.
Menurut Rusli, dokter menyampaikan bahwa MGA terlalu banyak menghirup asap saat kebakaran terjadi.
"Semalam jam 10 meninggalnya. Dirawat di rumah sakit karena kata dokter banyak menghirup asap. Siang ini mau dimakamkan di TPU Makrayu," katanya.
Kepergian MGA menambah duka keluarga setelah tiga anak mereka sebelumnya berhasil dievakuasi dari rumah yang terbakar.
Tiga kakak-adik terkunci dari luar
Kebakaran yang menimpa rumah keluarga tersebut terjadi pada Rabu sekitar pukul 15.30 WIB.