"Ayah Berangkat, Ya Bang" Pamitan Terakhir Ustaz Firdaus Sebelum Wafat Saat Ceramah

"Ayah Berangkat, Ya Bang" Pamitan Terakhir Ustaz Firdaus Sebelum Wafat Saat Ceramah

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga mengungkap momen pamitan terakhir Ustaz Ahmad Firdaus (53) sebelum meninggal dunia saat mengisi ceramah dalam acara haul di rumah warga di Kampung Sumur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2026) malam.

"Kalau pesan terakhir tidak ada, hanya saja yang berbeda dari biasanya, almarhum pamit untuk pergi acara ba'da Isya kepada putra pertamanya, dengan ucapan 'ayah berangkat, ya Bang'," ucap menantu Firdaus, Firmansyah (35) menirukan ucapan Firdaus, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Firmansyah, ucapan tersebut tidak biasa disampaikan Firdaus setiap kali berpamitan kepada keluarga sebelum keluar rumah.

Namun, saat itu keluarga tidak menaruh curiga apa pun karena Firdaus berangkat dalam kondisi sehat.

Meski demikian, Firmansyah mengatakan, mertuanya sempat mengeluhkan badan kurang enak pada Minggu (26/7/2026).

Kendati begitu, Firdaus tetap beraktivitas seperti biasa, termasuk mengajar mengaji dan mengisi ceramah di berbagai kegiatan.

Karena itu, keluarga terkejut ketika mendapat kabar Firdaus terjatuh dan tak sadarkan diri saat sedang berceramah.

Firmansyah mengatakan, mertuanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pihak keluarga kemudian membawa Firdaus ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi untuk memastikan penyebab kematiannya.

"Katanya karena kecapean aja," jelas Firmansyah.

Jenazah Firdaus telah dimakamkan di TPU Kampung Sumur, Jakarta Timur, pada Jumat (31/7/2026).

Sebelumnya diberitakan, seorang ustaz bernama Ahmad Firdaus (53) meninggal dunia saat mengisi ceramah dalam acara haul di rumah warga di Kampung Sumur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2026) malam.

Peristiwa itu viral di media sosial setelah video yang memperlihatkan Firdaus tiba-tiba terjatuh saat berceramah yang diunggah akun Instagram @durensawit.info.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang