Away Day Kembali di Piala Presiden 2026, Saatnya Rivalitas Suporter Tanpa Permusuhan

Away Day Kembali di Piala Presiden 2026, Saatnya Rivalitas Suporter Tanpa Permusuhan

KOMPAS.com – Turnamen Piala Presiden 2026 resmi bergulir dan dibuka di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (25/7/2026).

Turnamen pramusim ini telah menghadirkan pertandingan Grup A yang dihuni Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC (Brunei Darussalam), dan Tampines Rovers (Singapura).

Memasuki edisi kedelapan, Piala Presiden 2026 menghadirkan suasana berbeda dibandingkan beberapa tahun terakhir.

Untuk pertama kalinya sejak pembatasan diberlakukan setelah Tragedi Kanjuruhan pada 2022, suporter kembali diizinkan melakukan away day untuk mendukung klub kesayangan mereka.

Kebijakan ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali atmosfer sepak bola Indonesia yang selama ini identik dengan fanatisme suporter.

Di sisi lain, kembalinya away day juga menjadi ujian untuk melihat apakah budaya mendukung tim di kandang lawan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh rasa saling menghormati.

Hal tersebut terlihat pada laga Persib vs Arema FC yang dihadiri 23.756 penonton. Selain ribuan suporter tuan rumah, Aremania juga hadir langsung di stadion untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan mereka.

Seperti diketahui, sejak jauh hari sebelum Piala Presiden 2026 dimulai, sejumlah koordinator wilayah (korwil) dan komunitas Aremania telah membuka tur bersama menuju Bandung.

Mereka berangkat menggunakan bus maupun kendaraan pribadi. Setibanya di Bandung, rombongan Aremania mendapat sambutan baik dari suporter Persib.

Sepanjang pertandingan, kedua kelompok suporter memberikan dukungan tanpa henti dari tribun melalui nyanyian dan sorakan. Atmosfer pertandingan pun terasa semakin hidup hingga laga berakhir dengan aman.

Dukungan suporter bikin tambah semangat

Meski Arema FC harus menelan kekalahan tipis 0-1, kehadiran Aremania mendapat apresiasi dari para pemain karena mampu memberikan suntikan semangat selama pertandingan.

Pemain senior Arema FC, Dendi Santoso, menilai kehadiran Aremania, baik saat laga kandang maupun tandang, selalu menjadi energi tambahan bagi tim.

"Bagi kami sebagai pemain, adanya suporter yang menonton langsung, meskipun itu home atau away, sangat membantu karena bisa menambah semangat," ujar pemain asal Malang itu.

Namun, Dendi juga mengingatkan bahwa kembalinya away day harus dibarengi dengan tanggung jawab seluruh suporter untuk menjaga ketertiban.

"Sejauh ini kami harus apresiasi. Insya Allah teman-teman supoerter akan menjadi lebih baik dan lebih dewasa. Kawan-kawan menonton Piala Presiden di Bandung, kami menjadi lebih semangat," imbuhnya.