JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyampaikan, asrama haji di Bali akan dibangun di Jalan Pemelisan, Banjar Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar.
Gus Irfan menyebut, pembangunan asrama haji di Bali menjadi upaya pemerintah mempercepat penguatan infrastruktur pelayanan haji di daerah seiring transformasi tata kelola penyelenggaraan haji nasional.
"Lahan seluas 1.920 meter persegi itu telah beralih menjadi aset Kementerian Haji dan Umrah melalui proses administrasi yang sebelumnya dilakukan bersama Kementerian Agama," ujar Gus Irfan dalam keterangan pers, Sabtu (25/7/2026).
Keberadaan lahan tersebut diproyeksikan menjadi cikal bakal pembangunan Asrama Haji Bali, yang akan mendukung peningkatan layanan bagi jemaah haji dan umrah di Provinsi Bali serta wilayah sekitarnya.
Irfan menegaskan, pembangunan infrastruktur pendukung penyelenggaraan haji harus berorientasi pada kebutuhan jemaah.
"Asrama haji bukan sekadar menyediakan bangunan fisik, tetapi menghadirkan pusat layanan yang mampu memberikan kenyamanan, pembinaan, serta kemudahan bagi calon jemaah sebelum keberangkatan," ucapnya.
Selama masa pembangunan ini, Gus Irfan mengingatkan bahwa setiap fasilitas di asrama haji Bali harus memberikan manfaat bagi jemaah.
"Asrama haji harus menjadi pusat layanan yang nyaman, representatif, dan mampu mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang semakin berkualitas," ujar Irfan.
Bukan hanya di Bali, Kemenhaj mendorong percepatan penyediaan sarana dan prasarana pelayanan haji di berbagai daerah lain.
Dengan begitu, pemerintah dapat memperkuat kesiapan layanan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kepada calon jemaah haji dan umrah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang