Anggota DPR Usul Porsi Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Dikurangi

Anggota DPR Usul Porsi Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Dikurangi

Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin mengusulkan kepada Kementerian Pertahanan untuk mengurangi porsi latihan militer bagi peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Usulan itu disampaikan menanggapi tiga calon manajer koperasi desa atau kelurahan merah putih yang meninggal saat mengikuti latihan dasar militer. Latihan itu berlangsung selama 30 hari.

"Mungkin materinya saja lah ya (dievaluasi). Latihan militer dalam konteks seperti latihan menembak, baris-berbaris di area yang panas, itu dikurangi," ujar Hasanuddin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (24/6/2026).

Alih-alih diberikan latihan militer, politisi dari PDI Perjuangan (PDIP) itu mendorong agar porsi pelatihan tentang manajemen sebuah koperasi ditambah. Ia tidak menolak para calon pengelola koperasi diberi latihan militer. Sebab, salah satu manfaatnya yakni peserta bisa tertib saat mau belajar.

"Belajar baris berbaris sih boleh-boleh saja untuk tata tertib ketika mau belajar," katanya.