Richard Morales, Pemain Pengganti dengan Gol Tercepat di Piala Dunia

Richard Morales, Pemain Pengganti dengan Gol Tercepat di Piala Dunia

ilustrasi pergantian pemain (unsplash.com/homerlopez)
  • Richard Morales mencetak gol tercepat sebagai pemain pengganti di Piala Dunia 2002, hanya 16 detik setelah masuk lapangan saat Uruguay menghadapi Senegal.
  • Morales berperan penting dalam kebangkitan Uruguay dengan mencetak gol dan membuat timnya mendapat penalti yang memastikan hasil imbang 3-3 melawan Senegal.
  • Gol ke gawang Senegal menjadi satu-satunya gol Morales di Piala Dunia sekaligus gol terakhirnya untuk Uruguay meski ia masih tampil 13 kali lagi bersama tim nasional.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pemain pengganti meninggalkan banyak kisah menarik sejak pertama kali diperkenalkan di Piala Dunia pada 1970. Salah satunya adalah yang dibuat Richard Morales. Per 24 Juni 2026, mantan striker Uruguay ini masih tercatat sebagai pengganti yang mencetak gol tercepat di Piala Dunia. Ia melakukannya pada 2002 yang membantu negaranya selamat dari kekalahan.

1. Richard Morales mencetak gol sebagai pengganti di Piala Dunia 2002 setelah baru bermain 16 detik

Richard Morales menasbihkan dirinya sebagai pencetak gol tercepat sebagai pengganti di Piala Dunia pada 11 Juni 2002. Saat itu, ia dan Uruguay melakoni laga fase grup terakhir Piala Dunia 2002 melawan Senegal di Suwon World Cup Stadium, Korea Selatan. Pelatih Uruguay, Víctor Pua, memasukkan Morales pada awal babak kedua untuk menggantikan Marcelo Romero. Pua bereaksi karena mereka tertinggal 0-3. Ia juga menggantikan Sebastian Abreu dengan Diego Forlan.

Senegal mencetak gol pertama pada menit 20 usai Khalilou Fadiga mengesekusi hadiah penalti yang berasal dari pelanggaran kiper Uruguay, Fabian Carini, kepada El-Hadji Diouf. Papa Bouba Diop lantas mengukir brace berkat sepasang assist dari Henri Camara pada menit 26 dan 38. Morales kemudian mencatatkan namanya di papan skor ketika babak kedua baru berjalan 16 detik. Semua berawal dari umpan panjang yang langsung mereka lepaskan setelah melakukan kick-off.

Morales menjadi target bola lambung tersebut. Penggawa setinggi 1,96 meter ini memang gagal mengontrol bola dengan sempurna. Namun, duel udaranya menghasilkan second ball yang jatuh di kaki Forlan di luar kotak penalti. Forlan langsung menghajar rebound dengan kaki kirinya. Eksekusinya buruk. Namun, bola mengarah kepada Dario Silva. Setelah tiga kali kontrol, Silva melepaskan tembakan dari sudut sempit. Kiper Senegal, Tony Sylva, mampu mementahkannya dengan kaki. Beruntung bagi Morales, ia ada di posisi yang tepat untuk menuntaskan bola liar.

2. Richard Morales juga membuat Uruguay mendapat hadiah penalti yang menghasilkan seri

Gol Richard Morales membangkitkan semangat para pemain Uruguay. Diegor Forlan kemudian mengikuti jejak Morales sebagai supersub. Forlan membuat skor menjadi 2-3 pada menit 69.

Ia mencetak gol lewat sebuah voli dari luar kotak penalti. Menariknya, Forlan kembali mendapat second ball berkat Morales. Alvaro Recoba mengarahkan tendangan bebasnya kepada Morales.

Morales resmi menjadi pahlawan Uruguay pada menit 88. Ia membuat mereka mendapat hadiah penalti usai dilanggar Habib Beye. Recoba memaksimalkannya dan membuat laga berakhir 3-3.

3. Gol debut Richard Morales di Piala Dunia merupakan gol terakhirnya untuk Uruguay

Sayangnya, seri 3-3 melawan Senegal tidak berarti apa-apa bagi Uruguay. Ini hanya menjadi hiburan mereka di Piala Dunia 2002. Sebelumnya, Uruguay kalah 1-2 dari Denmark dan bermain 0-0 dengan Prancis. Namun, di klasemen akhir, Uruguay setidaknya lebih baik dari Prancis yang merupakan juara bertahan. Imbang dengan Uruguay merupakan poin satu-satunya yang didapat Prancis.

Sementara itu, bagi Richard Morales, golnya ke gawang Senegal merupakan torehan perdananya di Piala Dunia. Namun, ini juga sekaligus menjadi gol terakhirnya untuk Uruguay. Setelahnya, ia mendapat 13 kesempatan tambahan membela negaranya tanpa pernah lagi membobol gawang lawan. Morales total mengoleksi 27 caps dan 6 gol.

Gol debut Morales untuk Uruguay terukir saat kalah 1-2 dari Meksiko pada semifinal Copa America 2001. Morales kemudian mengemas brace sebagai pengganti melawan Australia pada 25 November 2001. Kontribusinya itu membantu mereka menang 3-0 dan memastikan lolos ke Piala Dunia 2002. Ia kembali menorehkan dwigol kala menang 2-1 atas Singapura dalam laga uji coba pada 21 Mei 2002.

Rekor Richard Morales hampir saja dipecahkan Mattias Svenberg pada 14 Juni 2026. Penggawa Timnas Swedia tersebut mencetak gol keempat timnya dalam kemenangan 5-1 atas Tunisia 18 detik setelah menggantikan Jesper Karlston pada menit 84. Lantas, adakah yang bisa melewati catatan waktu Morales di Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.