Privat Mbarga, winger asal Kamerun yang kini membela Bhayangkara FC di Liga 1, resmi menjadi bagian dari skuad naturalisasi Timnas Kamboja untuk Piala AFF 2026. Status kewarganegaraannya sah sejak 2022, terlepas dari kariernya yang terus berlanjut di kompetisi Indonesia.
Nama Privat Mbarga kembali ramai dibicarakan publik sepak bola Indonesia setelah dirinya dipastikan masuk dalam daftar sembilan pemain naturalisasi yang akan memperkuat Timnas Kamboja di Piala AFF 2026. Yang membuat menarik, winger kelahiran Douala, Kamerun, 7 Januari 1992 itu justru masih berstatus pemain aktif di Liga Indonesia bersama Bhayangkara FC. Kamboja sendiri berada satu grup dengan Timnas Indonesia di Grup A, sehingga kehadiran Mbarga otomatis menjadikannya lawan langsung skuad Garuda.
Aturan Kewarganegaraan yang Membuatnya Sah Membela Kamboja
Status ganda semacam ini sebenarnya lazim terjadi dalam sepak bola modern. Regulasi FIFA menegaskan bahwa kelayakan seorang pemain membela tim nasional ditentukan oleh kewarganegaraan atau garis keturunan, bukan oleh liga tempat ia mencari nafkah sebagai profesional. Mbarga resmi menyandang paspor Kamboja pada 2022 setelah delapan tahun meniti karier di sana bersama sejumlah klub seperti Boeung Ket Rubber Field, Western Phnom Penh, Angkor Tiger, Nagaworld, Asia Euro United, hingga Svay Rieng. Prestasinya cukup mentereng: ia dua kali menjadi top skor Liga Kamboja pada 2019 dan 2020, lalu dinobatkan sebagai pemain terbaik liga pada 2021 meski kehilangan gelar pencetak gol terbanyak kala itu. Rekam jejak itulah yang membuat federasi sepak bola Kamboja (FFC) mengejar naturalisasinya, terlepas dari fakta bahwa ia justru menghabiskan kariernya di Indonesia sejak 2021, mulai dari Bali United, Dewa United, hingga kini Bhayangkara FC.
Suara Sang Pemain
Saat resmi menyandang status warga negara Kamboja, Mbarga sempat menyampaikan rasa syukurnya. "Terima kasih Tuhan atas berkatmu, terima kasih Kamboja untuk membuat ini menjadi kenyataan. Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung saya," ucap Mbarga kala itu. Selama membela Bali United, ia dikenal sebagai winger eksplosif dengan insting mencetak gol tajam, kontribusi yang bahkan mengantarkan Bali United meraih gelar juara Liga 1 2021/2022 di musim debutnya di Indonesia.
Ancaman Nyata bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Kombinasi pengalaman delapan tahun di Kamboja dan lebih dari empat musim mengarungi ketatnya Liga Indonesia membuat Mbarga menjadi salah satu senjata paling berbahaya di lini depan Kamboja. Bersama delapan rekan naturalisasi lain yang berasal dari berbagai liga di Afrika, Jepang, hingga Eropa, kehadirannya menegaskan ambisi Kamboja untuk tampil lebih kompetitif dan menyulitkan langkah Timnas Indonesia di fase grup Piala AFF 2026 mendatang.