Akses Makin Mudah, Pengguna KRL Minta Jam Operasional Stasiun JIS Diperpanjang

Akses Makin Mudah, Pengguna KRL Minta Jam Operasional Stasiun JIS Diperpanjang

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah masyarakat menyambut positif kehadiran Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, yang baru diresmikan pada Senin (22/6/2026).

Akses menuju stadion JIS kini semakin mudah karena pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 menit dari stasiun.

Meski demikian, sejumlah pengguna KRL berharap jam operasional perjalanan kereta menuju Stasiun JIS dapat diperpanjang, terutama saat berlangsung pertandingan sepak bola maupun konser yang berakhir pada malam hari.

Salah satunya disampaikan Fajar (27) yang menilai keberadaan stasiun baru tersebut akan mempermudah mobilitas penonton menuju JIS.

Namun menurut dia, jadwal kereta terakhir yang beroperasi sekitar pukul 21.00 WIB membuat pengguna KRL merasa diburu waktu.

Terlebih, pertandingan sepak bola maupun konser di JIS umumnya berakhir pada malam hari.

"Kalau ada konser atau pertandingan yang selesai malam, kadang penonton baru keluar stadion sekitar jam 10 malam. Kalau kereta terakhir jam 21.00 WIB kayak diburu-buru juga,” ujar Fajar.

Ia khawatir masyarakat lebih memilih naik kendaraan pribadi atau naik transportasi lainnya dengan jumlah ongkos yang besar.

“Pasti dah naik motor atau mobil pribadi lagi. Terus bisa aja nanti para cari transportasi lain yang lebih mahal. Ya semoga bisa sampai tengah malam," ujar Fajar.

Akses menuju Jakarta International Stadium (JIS) dari stasiun JIS yang baru diresmikan pada Senin (22/6/2026) dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 10 menit.
Akses menuju Jakarta International Stadium (JIS) dari stasiun JIS yang baru diresmikan pada Senin (22/6/2026) dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 10 menit.

Harapan serupa disampaikan Bayu (31) dengan adanya stasiun JIS, transportasi umum di Jakarta semakin terintegrasi.

Namun, menurut dia, manfaat tersebut akan semakin terasa apabila jam operasional kereta diperpanjang.

"Kalau memang mau mendorong masyarakat naik transportasi umum, menurut saya jam operasionalnya jangan terlalu cepat selesai. Apalagi Jakarta banyak aktivitas sampai malam. Sayang kalau stasiunnya bagus, tapi keretanya sudah tidak ada saat orang mau pulang," kata Bayu.

Bayu menyarankan agar layanan di jalur tersebut beroperasi hingga tengah malam seperti jalur red line atau rute KRL yang melayani lintas Bogor, Depok, Jakarta.

“Bisa kayak Bogor, diakan tengah malam juga masih ada, masih banyak keretanya,” tutur Bayu.

Sementara itu, Fahmi (24), berharap terdapat penyesuaian jadwal perjalanan kereta ketika berlangsung pertandingan malam di JIS.

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app