TANGERANG, KOMPAS.com - Akses warga di Jalan Raya Tanggul, Buaran Jati, Mauk, Kabupaten Tangerang, tepatnya di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, ditutup pada Kamis (2/7/2026).
Jalur tersebut menghubungkan Kecamatan Sukadiri dan Kecamatan Rajeg.
Penutupan tersebut dilakukan lantaran kualitas udara di kawasan tersebut memburuk akibat kebakaran TPA Jatiwaringin yang belum padam selama tiga hari.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, terlihat water barrier berwarna oranye terpasang melintang di kawasan jalanan tersebut.
Begitu pula dengan garis peringatan berwarna kuning dan hitam yang dipasang mengikuti water barrier itu.
Sementara kendaraan pribadi, seperti mobil dan motor warga, yang melintas, diminta untuk mencari jalan memutar.
"Dari tadi banyak pengendara yang ingin lewat tapi saya suruh putar balik," kata salah satu petugas yang berjaga di lokasi.
Adapun water barrier tersebut ditutup dari dua arah menuju TPA.
Jalur dari arah Kecamatan Sukadiri dibatasi sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran, sedangkan akses dari arah Kecamatan Rajeg ditutup hingga radius sekitar 200 meter.
Pengendara maupun warga yang tidak memiliki kepentingan, untuk tidak melewati jalur tersebut dan diminta untuk memutar balik.
Adapun akses tetap diberikan bagi kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, aparat kepolisian, serta petugas lain yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup, Rizal Irawan, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan untuk melindungi masyarakat dari dampak paparan asap yang berisiko terhadap kesehatan, terutama ISPA.
"Kita melakukan pembatasan akses karena kualitas udara di sekitar lokasi sudah berada pada tingkat yang membahayakan," kata Rizal saat ditemui di lokasi, Kamis.
Dengan kondisi kebakaran yang belum padam hingga hari ketiga, maka pihaknya masih memprioritaskan upaya pemadaman kebakaran.
"Sekarang ini kita fokus pemadaman. Baru nanti kita akan melakukan penyelidikan dari mana penyebab sumber api ini," jelas Rizal.
Diketahui, kebakaran di TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6/2026) dan hingga Kamis (2/7/2026) masih menyisakan sejumlah titik api di area timbunan sampah.
Proses pemadaman terus dilakukan menggunakan armada pemadam kebakaran dari darat.
Selain itu, helikopter juga dikerahkan untuk melakukan water bombing untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses kendaraan pemadam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangNikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app