7 Fakta Pesawat AMA Dibakar KKB di Yahukimo, Pilot AS Dikabarkan Tewas

7 Fakta Pesawat AMA Dibakar KKB di Yahukimo, Pilot AS Dikabarkan Tewas

YAHUKIMO, KOMPAS.com – Tabir aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang membakar pesawat perintis milik Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, mulai terungkap jelas.

Aparat keamanan gabungan TNI-Polri dan Satgas Operasi Damai Cartenz kini tengah bergerak cepat untuk melakukan investigasi menyeluruh dan merencanakan evakuasi di lokasi kejadian. Insiden mencekam ini menimpa pesawat jenis Pilatus dengan nomor registrasi PK-RCY milik PT AMA pada Kamis (2/7/2026) pagi.

Berikut adalah 7 fakta terkait aksi KKB bakar pesawat AMA di Yahukimo, Papua Pegunungan:

1. Kronologi Detik-detik Penyerangan dan Pembakaran Pesawat AMA

Berdasarkan data dari Polres Yahukimo, pesawat perintis PK-RCY tersebut awalnya lepas landas dari Bandara Wamena pada pukul 06.27 WIT. Setelah menempuh penerbangan selama 20 menit, pesawat mendarat mulus di Lapangan Terbang (Lapter) Ipedehik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo pada pukul 06.47 WIT.

Nahas, sesaat setelah roda pesawat menyentuh landasan pacu dan menurunkan muatan, sekelompok massa yang diduga kuat merupakan bagian dari KKB langsung melakukan penyerangan brutal. Mereka menyerbu landasan dan membakar habis seluruh badan pesawat hingga hangus total.

2. Pilot Asal Amerika Serikat Dilaporkan Meninggal Dunia

Pesawat Pilatus milik PT AMA ini diterbangkan oleh seorang pilot asing bernama Captain Nicholas F. Goselin, warga negara Amerika Serikat (AS). Laporan awal dari masyarakat setempat menyebutkan bahwa sang pilot meninggal dunia dalam aksi penyerangan keji tersebut.

"Berdasarkan laporan sementara yang diterima dari masyarakat setempat, pilot pesawat, Nicholas F Goselin warga negara Amerika Serikat, dilaporkan meninggal dunia. Namun demikian, penyebab pasti kematiannya masih dalam proses penyelidikan oleh aparat berwenang," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, Kamis (2/7/2026).

3. Identitas 7 Penumpang Selamat yang Merupakan Warga Asli Papua (OAP)

Pesawat AMA PK RCY dengan kondisi hangus terbakar
Pesawat AMA PK RCY dengan kondisi hangus terbakar

Meskipun badan pesawat hangus terbakar dan pilot dilaporkan gugur, sebanyak 7 orang penumpang yang berada di dalam manifes penerbangan dilaporkan selamat dan dalam kondisi aman. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengonfirmasi seluruh penumpang merupakan Orang Asli Papua (OAP).

"Menurut hasil investigasi terhadap maskapai terkait, ada tujuh penumpang dan semua warga asli Papua, dan dipiloti oleh Nicholas," jelas Yusuf Sutejo.

Berikut adalah identitas lengkap 7 penumpang selamat:

  • Eston Sobolim
  • Kwenang Sobolim
  • Toni Balingga
  • Elina Sobolim
  • Ona Sobolim
  • Lisenia Balingga
  • Faince Amohoso

4. Kondisi Pesawat Hangus Total dan Tersisa Puing

Kondisi armada penerbangan perintis milik PT AMA itu kini dilaporkan rusak parah. Kepastian mengenai kondisi fisik pesawat diperoleh dari pantauan udara oleh maskapai lain yang sedang melintas di atas Lapter Ipedehik Balinggama.

"Dari pantauan udara oleh pesawat yang melintas, pesawat milik AMA itu sudah dibakar dan tersisa puing pesawat," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, Kamis siang.

Dalam rekaman video yang diterima Kompas.com, terlihat bangkai pesawat berada di ujung landasan pacu wilayah pegunungan. Hanya bagian sayap dan ekor pesawat yang masih dapat dikenali, sementara bagian baling-baling dalam kondisi rusak berat.

5. Laporan Darurat Baru Diterima Pihak Bandara Tiga Jam Kemudian

Peristiwa pembakaran yang terjadi pada pukul 06.47 WIT tersebut baru bisa dilaporkan ke otoritas bandara di Wamena beberapa jam kemudian karena keterbatasan jaringan dan akses komunikasi.

Laporan resmi pertama kali disampaikan oleh Manajer PT AMA, Bapak Mario, kepada PPK Perintis Kantor UPBU Kelas I Wamena pada pukul 09.39 WIT, sebelum akhirnya diteruskan ke jajaran Polres Yahukimo dan TNI.

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app