JAKARTA, KOMPAS.com – Pasar kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di Indonesia, khususnya pada segmen Sport Utility Vehicle (SUV), terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Memasuki bulan kelima tahun 2026, peta persaingan antarmerek semakin sengit dengan terjadinya pergeseran posisi di papan atas.
Berdasarkan data penjualan wholesales (pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), segmen SUV listrik masih didominasi oleh pabrikan asal China. Namun, dinamika volume penjualan bulanan memperlihatkan beberapa model mulai menunjukkan taji dan berhasil menyalip rival terdekatnya.
Jaecoo J5 EV Belum Terbendung
Jaecoo J5 EV kian mengukuhkan posisinya sebagai penguasa pasar SUV listrik di tanah air. Setelah menutup periode Januari hingga April 2026 dengan torehan 11.006 unit, mobil ini kembali mencatatkan performa impresif sepanjang bulan Mei.
Geely EX2 Max.
Secara akumulatif (Januari-Mei 2026), total penjualan Jaecoo J5 EV melesat hingga 13.949 unit. Artinya, hanya dalam waktu satu bulan, SUV ramah lingkungan ini berhasil membukukan penjualan tambahan sebesar 2.943 unit.
Geely EX2 Naik Peringkat, Salip BYD Sealion 7
Kejutan terbesar pada rapor penjualan kali ini datang dari Geely EX2. Pada periode Januari-April, model ini berada di peringkat ketiga dengan akumulasi 3.569 unit, membayangi BYD Sealion 7 yang nyaman di posisi kedua dengan 3.809 unit.
Namun, memasuki akhir Mei 2026, peta kekuatan berubah. Geely EX2 melesat dengan tambahan 1.395 unit, membuat rapor akumulatifnya melonjak ke angka 4.964 unit. Performa impresif ini sukses menggeser BYD Sealion 7 ke peringkat ketiga, yang pada bulan Mei hanya menambah penjualan sebesar 258 unit (total akumulatif 4.067 unit).
Persaingan Sengit di Papan Tengah dan Bawah
Di papan tengah, Aion V menunjukkan pertumbuhan yang stabil dengan total akumulasi 1.420 unit hingga Mei 2026, tumbuh 187 unit dari bulan sebelumnya yang tercatat 1.233 unit.
Sementara itu, saudara kandung EX2, yakni Geely EX5, mencatatkan rapor akumulatif 1.239 unit alias bertambah 292 unit dibanding periode Januari-April yang sebesar 947 unit. Di bawahnya, SUV ringkas asal Vietnam, VinFast VF 3, mulai menunjukkan tajinya dengan menembus angka seribu unit, tepatnya 1.093 unit (naik 250 unit dari posisi April sebesar 843 unit).
Pergeseran posisi juga terjadi di posisi dua terbawah. Chery J6T yang semula berada di posisi buncit pada April dengan 494 unit, berhasil melesat berkat tambahan 216 unit di bulan Mei, membuat total penjualannya menjadi 710 unit.
Hasil ini membuat Chery J6T sukses menyalip Hyundai All New Kona EV. SUV andalan pabrikan Korea Selatan tersebut harus turun ke posisi juru kunci dengan total akumulasi 644 unit, setelah hanya mencatatkan kenaikan tipis sebesar 81 unit sepanjang bulan Mei dari torehan sebelumnya 563 unit.
Rapor Penjualan Wholesales SUV Listrik Jan-Mei 2026:
- Jaecoo J5 EV: 13.949 unit
- Geely EX2: 4.964 unit
- BYD Sealion 7: 4.067 unit
- Aion V: 1.420 unit
- Geely EX5: 1.239 unit
- VinFast VF 3: 1.093 unit
- Chery J6T: 710 unit
- Hyundai All New Kona EV: 644 unit
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app