GROBOGAN, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan mengungkap alasan SD Negeri (SDN) Tanggirejo di Kecamatan Tegowanu sempat tidak masuk daftar prioritas perbaikan, meski sejumlah ruang di sekolah itu mengalami kerusakan berat hingga sebagian bangunannya roboh.
Kerusakan yang terus bertambah membuat kondisi sekolah berubah menjadi darurat.
Akibat kerusakan bangunan, proses belajar mengajar di SDN Tanggirejo tidak lagi berlangsung normal.
Siswa harus berbagi ruang, belajar bergantian, hingga memanfaatkan musala sebagai ruang kelas.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga tetap berjalan. Namun, para siswa terpaksa menikmati makanan di halaman sekolah karena sejumlah ruang belajar sudah tidak dapat digunakan.
Kerusakan Belum Dianggap Berat
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Grobogan, M Irfan, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan atap ruang kelas enam yang ambrol pada Januari 2026.
Setelah menerima laporan, tim melakukan inspeksi langsung ke SDN Tanggirejo.
Hasil pemeriksaan di lapangan membuat Disdik mempertimbangkan rehabilitasi melalui program revitalisasi sebagai solusi penanganan.
Irfan menjelaskan, sekolah itu sebelumnya belum menjadi prioritas karena data kerusakan yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) belum mencapai batas yang ditetapkan.
"Semula sekolah ini tidak mendapat prioritas utama karena dalam Dapodik kerusakannya tidak mencapai 30 persen. Sehingga dinas lebih memprioritaskan kerusakan yang lebih berat," kata Irfan dilansir dari Kompas.com, Kamis (23/7/2026).
Seiring perkembangan kondisi bangunan yang semakin mengkhawatirkan, Disdik kemudian mengajukan penanganan khusus kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
"Mendapat perhatian khusus rehabilitasi segera di 4 ruang SDN Tanggirejo melalui perubahan anggaran 2026 atau DTT," jelas Irfan.
"Dan ini pun langsung menjadi perhatian dan akan diprioritaskan, terutama di APBD Perubahan," tambahnya.
Selain mengusulkan anggaran daerah, Disdik juga menjalin komunikasi dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah untuk mencari solusi melalui program revitalisasi.
Irfan memastikan bangunan sekolah yang roboh akan direhabilitasi pada tahun ini.