Ini Alasan Makanan Ultraproses Sulit Bikin Kenyang

Ini Alasan Makanan Ultraproses Sulit Bikin Kenyang

Table of Content

1. Tinggi kalori, tetapi minim zat yang membuat kenyang

2. Lebih cepat dicerna sehingga rasa lapar datang lebih cepat

3. Teksturnya terlalu lembut sehingga otak kurang merasakan kamu sedang makan

4. Dirancang agar terasa sangat nikmat

5. Pengaruhnya terhadap usus juga berbeda

6. Kemasan dan porsinya membuat kamu makan lebih banyak

Bagaimana agar kenyang lebih lama

Tidak perlu menghindari semua makanan kemasan. Namun, ada beberapa cara agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

Misalnya, tambahkan sumber protein seperti telur, ayam, ikan, tahu, atau yoghurt saat makan. Perbanyak pula makanan berserat, seperti sayuran, buah, dan biji-bijian utuh.

Jika sedang mengonsumsi camilan kemasan, cobalah memadukannya dengan buah atau yoghurt agar kandungan protein dan seratnya meningkat. Selain itu, biasakan makan perlahan dan pindahkan camilan ke dalam mangkuk kecil daripada langsung menghabiskannya dari kemasannya.

Pada akhirnya, alasan UPF sulit bikin kenyang bukan karena kurangnya kemauan untuk menahan lapar. Kandungan gizinya, cara tubuh mencernanya, tekstur makanan, hingga strategi pembuatannya memang membuat otak dan tubuh menerima sinyal kenyang yang lebih lemah. Itulah mengapa pola makan yang lebih banyak berisi makanan utuh atau minim proses umumnya lebih efektif membantu mengontrol nafsu makan sekaligus menjaga berat badan tetap sehat.

Brenda Watson Media. Diakses pada Juli 2026. "Why Some Foods Never Really Fill You Up."

Frive. Diakses pada Juli 2026. Why Am I Always Hungry? "How Ultra-Processed Foods Hijack Your Weight Goals."

Ulug, E., Pinar, A. A., & Yildiz, B. O. (2025). Impact of ultra-processed foods on hedonic and homeostatic appetite regulation: A systematic review. Appetite, 213, 108139. https://doi.org/10.1016/j.appet.2025.108139