KOMPAS.com - Ajang Piala Dunia 2026 akan menghadirkan tradisi baru dalam kancah persepakbolaan internasional.
Federasi Sepak Bola Internasional, FIFA, berencana mengadopsi budaya olahraga Amerika Utara dengan menyematkan cincin juara kepada pemenang babak final yang mempertemukan Timnas Argentina dan Timnas Spanyol.
Inovasi hadiah ini terinspirasi dari tradisi kejuaraan bergengsi di Amerika Serikat, selayaknya para jawara Super Bowl NFL.
Pada laga puncak Piala Dunia 2026 akhir pekan ini, penyerahan penghargaan istimewa tersebut rencananya bakal dihadiri langsung oleh Donald Trump.
Selama ini, para peraih gelar dunia selalu menerima medali emas berdampingan dengan trofi ikonik.
Namun, tambahan hadiah ini menjanjikan sentuhan khas gaya turnamen di wilayah AS, sekaligus menandai kembalinya kejuaraan ini ke kawasan Amerika Utara sejak edisi 1994.
"Dalam sebuah peristiwa bersejarah pertama untuk kompetisi FIFA, para pemenang turnamen juga akan menerima cincin juara yang dibuat khusus, membawa salah satu tradisi olahraga Amerika yang paling dikenal ke kancah global," demikian bunyi pernyataan di situs web resmi FIFA.
"Setiap cincin akan menjadi bagian dari edisi terbatas yang hanya berjumlah 2.026 buah yang diberi nomor individual, sebagai penghormatan langsung kepada turnamen itu sendiri."
"Dari jumlah tersebut, 30 akan diberikan kepada tim yang menang, sementara 1.996 akan tersedia untuk penggemar di seluruh dunia sebagai Produk Berlisensi Resmi, memungkinkan para pendukung untuk memiliki bagian unik dari sejarah Piala Dunia FIFA 2026."
"Salah satu sisi cincin dengan bangga menampilkan trofi Piala Dunia FIFA, sementara sisi lainnya akan disesuaikan untuk mencerminkan identitas tim pemenang. Setiap cincin akan diberi nomor individual, dibuat sesuai ukuran, dan dikirimkan beserta sertifikat keasliannya."
Fifa will present World Cup rings to the winners of Sunday's final between Argentina and Spain, which will be attended by Donald Trump. pic.twitter.com/17wyQMDfG8
— BBC Sport (@BBCSport) July 17, 2026
Kehadiran Kepala Negara dan Kontroversi
Presiden Gianni Infantino sebelumnya telah menyatakan bahwa Donald Trump siap menyaksikan langsung pertandingan krusial antara Argentina melawan Spanyol, yang juga dikonfirmasi oleh sekretaris pers Gedung Putih.
Sebelumnya, sang presiden belum pernah menampakkan diri di 102 laga turnamen sejauh ini, bahkan absen saat tim nasionalnya bertanding hingga akhirnya tersingkir di babak 16 besar.
Kedekatan Trump dan Infantino sempat menjadi pusat perhatian dan memicu polemik musim panas ini.
Masalah mencuat saat presiden menelepon ketua lembaga tersebut untuk meminta peninjauan ulang atas sanksi kartu merah striker Folarin Balogun.
Keputusan untuk mencabut larangan tampil bagi pemain tersebut membuahkan kritik tajam mengenai integritas kompetisi.
Kenang-kenangan Abadi untuk Sang Jawara
Berbeda dengan medali yang umumnya lebih banyak disimpan sebagai koleksi pribadi, cincin dari tradisi NFL ini dirancang agar dapat dikenakan secara rutin sebagai simbol pencapaian di panggung dunia.
"Segera setelah final, kapten dan pelatih kepala tim pemenang akan menerima cincin sementara untuk memperingati momen tersebut," lanjut pernyataan FIFA.
"Masing-masing dari 30 cincin untuk para pemenang kemudian akan dipersonalisasi sebelum secara resmi diberikan pada tanggal yang akan datang, memastikan kesesuaian seumur hidup yang sempurna untuk sebuah pencapaian yang akan dikenang selamanya."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang